Kesalahan pengobatan atau Kesalahan medis adalah efek samping perawatan yang dapat dicegah (" iatrogenesis "), baik yang nyata maupun merugikan pasien. Hal ini dapat mencakup diagnosis atau pengobatan yang tidak akurat atau tidak lengkap terhadap suatu penyakit, cedera, sindrom, perilaku, infeksi, atau gangguan lainnya.
Insiden kesalahan pengobatan bervariasi tergantung pada situasinya. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan hasil yang merugikan akibat perawatan pasien yang tidak aman sebagai penyebab kecacatan dan kematian ke-14 di dunia, dengan perkiraan 1/300 orang mungkin mengalami kerugian akibat praktik pelayanan kesehatan di seluruh dunia.[1]
Definisi
Kesalahan pengobatan terjadi ketika penyedia layanan kesehatan memilih metode perawatan yang tidak tepat atau menjalankan metode perawatan yang tepat secara tidak tepat. Kesalahan medis sering digambarkan sebagai kesalahan manusia dalam layanan kesehatan.[2]
Terdapat banyak jenis kesalahan pengobatan, dari yang kecil sampai yang besar,[3] dan pemahaman kausalitas serta penilaian kemungkinan bahwa peristiwa atau faktor tertentu bertanggung jawab atas hasil negatif, seringkali tidak ditentukan dengan baik.[4][5]
Ada banyak taksonomi untuk mengklasifikasikan kesalahan pengobatan.[6]
↑Hofer, TP; Kerr, EA; Hayward, RA (2000). "What is an error?". Effective Clinical Practice. 3 (6): 261–9. PMID11151522. Diarsipkan dari asli tanggal September 28, 2007. Diakses tanggal June 11, 2007.
↑Hayward, Rodney A.; Hofer, Timothy P. (July 25, 2001). "Estimating Hospital Deaths Due to Medical Errors: Preventability Is in the Eye of the Reviewer". JAMA. 286 (4): 415–20. doi:10.1001/jama.286.4.415. PMID11466119.
↑Kopec, D.; Tamang, S.; Levy, K.; Eckhardt, R.; Shagas, G. (2006). "The state of the art in the reduction of medical errors". Studies in Health Technology and Informatics. 121: 126–37. PMID17095810.