JenamaSancaka sendiri diambil dari sosok ratu ular sanca yang pengayom dan dapat bertahan di segala keadaan, sedangkan Utara diambil dari jalur kereta api yang digunakan olehnya, yakni lintas utara Jawa (via Surabaya Pasarturi–Gambringan).[butuh rujukan]
Pengoperasian
Tampak dalam kereta api Sancaka Utara kelas bisnis, 2020
Pengoperasian awal
Kereta api Sancaka Utara pertama kali beroperasi pada 1 Desember 2019, menempuh jarak sejauh 395 km dalam waktu kurang lebih 7 jam 7 menit. Kereta api ini merupakan sempalan dari kereta api Sancaka, sebuah layanan kereta api penumpang yang beroperasi melalui lintas selatan dengan relasi Surabaya Gubeng–Yogyakarta. Namun, kereta api Sancaka Utara beroperasi menuju Kutoarjo melalui lintas utara Jawa, dengan perhentian di berbagai stasiun sepanjang rute.[1][2]
Kereta api Sancaka Utara sempat berhenti beroperasi mulai 1 April 2020, seiring dengan penghentian sementara seluruh layanan kereta api penumpang nonlokal sebagai bagian dari upaya pencegahan penularan COVID-19 di Indonesia.[butuh rujukan]
Pemendekan rute
Pada Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2021, Kereta Api Sancaka Utara mengalami pemendekan rute menjadi hanya sampai Yogyakarta dan berstatus fakultatif. Namun, kereta api ini tidak pernah terealisasi perjalanannya dan kemudian dihapus pada Gapeka 2023.[butuh rujukan]
Perpanjangan rute
Pada Gapeka 2025, kereta api Sancaka Utara diperpanjang rutenya menjadi Surabaya Pasarturi–Cilacap, tetapi tetap berstatus fakultatif.[4] Kereta api ini menggunakan pola operasi langsung kembali ke Surabaya Pasarturi setelah tiba di Cilacap. Pada hari pertama pengoperasian, 1 Februari 2025, dilakukan peresmian yang dilaksanakan di Surabaya Pasarturi.[butuh rujukan]
Kereta api ini beroperasi menggunakan rangkaian jenis baja ringan, yang mana merupakan bekas rangkaian kereta eksekutif Gaya Baru Malam Selatan dan cadangan kereta bisnis Gumarang. Pada tanggal 8 Maret 2025, layanan kelas bisnis pada kereta api ini diganti dengan kelas ekonomi generasi terbaru hasil modifikasi dari Balai Yasa Manggarai.[butuh rujukan]
Stasiun Pemberhentian
Berikut ini adalah stasiun pemberhentian kereta api Sancaka Utara pada Gapeka 2025 per 1 Februari 2025.[5]
Tarif kereta api ini berkisar antara Rp180.000,00–Rp320.000,00 untuk kelas ekonomi dan Rp265.000–Rp480.000,00 untuk kelas eksekutif; bergantung pada jarak tempuh, hari keberangkatan, dan subkelas yang dipilih penumpang. Selain itu, berlaku pula tarif khusus yang hanya dapat dipesan mulai dua jam sebelum keberangkatan di stasiun yang berada dalam lintas berikut.
Surabaya Pasarturi–Cepu maupun sebaliknya: Rp130.000,00 (ekonomi) dan Rp150.000,00 (eksekutif)
Cepu–Yogyakarta maupun sebaliknya: Rp125.000,00 (ekonomi) dan Rp160.000,00 (eksekutif)
Gambringan–Solo Balapan maupun sebaliknya: Rp90.000,00 (ekonomi) dan Rp100.000,00 (eksekutif)
Solo Balapan–Yogyakarta maupun sebaliknya: Rp50.000,00 (ekonomi) dan Rp55.000,00 (eksekutif)
Hanya berisi layanan kereta api yang dioperasikan oleh induk perusahaan. Untuk layanan yang dioperasikan oleh anak perusahaan, lihat Templat:KAI Commuter untuk layanan KAI Commuter, Templat:KAI Bandara untuk layanan KAI Bandara dan Templat:KCIC untuk layanan KCIC/Whoosh