Kerajaan Mesir (bahasa Arab:المملكة المصريةcode: ar is deprecated ) adalah negara Mesir modern pertama yang berdiri dari tahun 1922 hingga tahun 1953. Kerajaan ini didirikan pada tahun 1922 setelah keberhasilan Revolusi Mesir 1919. Pemerintah Britania Raya kemudian melepas Mesir dari status negara sebagai protektorat. Sultan Fuad I menjadi raja pertama negara ini.
Namun, Kerajaan Mesir ini menghadapi berbagai masalah, di antaranya masalah korupsi yang masif, bahkan mayoritas rakyat melihat Kerajaan Mesir hanyalah sebagai boneka Britania.
Masyarakat Mesir pada saat periode Kerajaan Mesir merasa bahwa Revolusi Mesir 1919 merupakan revolusi yang sia-sia. Walaupun status protektorat telah dicabut, faktanya Mesir hanya diberi kemerdekaan secara nominal, bukan secara mutlak. Hal itu dikarenakan Imperium Britania Raya melihat bahwa Mesir harus dipertahankan diakibatkan letaknya yang strategis dan memiliki sumber daya alam dan sejarah yang kaya. Bukti nyata Britania Raya tetap mempertahankan Mesir adanya kehadiran pasukan Britania Raya di Terusan Suez. [4]