Sinopsis
Rini dan adiknya yang masih kecil, Dewi, harus rela jadi Yatim piatu karena baru saja kehilangan ibu mereka karena sakit jantung, setelah sebelumnya kehilangan ayah beberapa tahun sebelumnya.
Hamid, seorang paranormal, yang merupakan kakak dari ayah Rini dan Dewi, mendapat amanah untuk mengurus Rini dan Dewi, sampai Rini menikah.
Namun, Hamid terpaksa meninggalkan Rini dan Dewi selama beberapa waktu, karena harus pergi untuk menyelesaikan masalah ilmu hitam yang menyerang sebuah desa di daerah pelosok.
Untuk itu, Hamid meminta Laksmi, yang merupakan adik kandung dari ibunya Rini dan Dewi, untuk menggantikan tugasnya mengurus Rini dan Dewi untuk sementara waktu. Namun, Dewi, yang agak bandel, diam diam kurang menyukai kehadiran Laksmi di rumahnya. Oleh karena itu, Dewi sering mengganggu Laksmi, dengan terus meledeknya sebagai perawan tua, dengan harapan, Laksmi jadi tidak kerasan dan akhirnya pergi dari rumahnya.
Hingga suatu hari, Dewi terus mengganggu Laksmi, sampai akhirnya sakit jantung Laksmi kambuh hingga membuatnya meninggal dunia.
Arwah Laksmi gentayangan dengan merasuki tubuh Dewi, hingga membunuh Sofyan, Pacar Rini, karena dendam (Sofyan adalah pacar Laksmi sebelum kenal dengan Rini, Sofyan ingin membunuh Laksmi dengan harapan agar Rini tidak mengetahui kalau dirinya pernah berpacaran dengan tantenya sendiri. Sofyan menukar obat sakit jantung Laksmi dengan obat lain yang berbahaya hingga membuatat Laksmi meninggal karena overdosis).
Kemudian arwah Laksmi membunuh Rachmat, pacarnya sendiri, karena sakit hati, Rachmat telah diam diam berselingkuh dengan seorang dukun perempuan.
Puncaknya, arwah Laksmi makin mengamuk dengan terus merasuki tubuh Dewi, yang akhirnya terungkap, ternyata tujuan utama Laksmi adalah membunuh Dewi dengan terus menyiksa raga Dewi dari dalam.
Teror arwah Laksmi baru berhenti setelah Hamid kembali. Dengan bantuan polisi pimpinan Komandan Sugeng, arwah Laksmi berhasil dikalahkan dan dilenyapkan. Dewi pun kembali pulih seperti sediakala. Rini berjanji untuk lebih sayang lagi kepada Dewi, karena selama ini ia merasa terlalu sibuk dengan pekerjaannya sebagai foto model dan artis film.