Wasiat politik tersebut terdiri dari dua bagian. Pada bagian pertama, Mein politisches Testament, Hitler membantah tuduhan sebagai provokator perang, menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada warga Jerman yang setia, dan menyerukan kepada mereka untuk terus berjuang. Pada bagian kedua, ia menyatakan Heinrich Himmler dan Hermann Göring sebagai pengkhianat, serta memaparkan rencananya untuk pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Karl Dönitz. Sekretaris Hitler, Traudl Junge, mengingat bahwa ia membaca dari catatan saat mendiktekan wasiat tersebut, dan diyakini bahwa Joseph Goebbels membantunya menulisnya.
Baik Wasiat Politik maupun Wasiat Pribadi Adolf Hitler didiktekan kepada Junge pada hari-hari terakhir kehidupan Hitler dan ditandatangani pada tanggal 29 April 1945. Artefak-artefak ini tidak boleh disamakan dengan dokumen yang sama sekali berbeda—dan kontroversial—yang dikenal sebagai The Testament of Adolf Hitler.
Eckert, Astrid M. (2012). The Struggle for the Files. The Western Allies and the Return of German Archives after the Second World War. Cambridge University Press. hlm.46–47. ISBN978-0521880183.
"NS-Archiv: Adolf Hitler, Die Testamente". NS-Archiv (dalam bahasa Jerman). Diakses tanggal 5 June 2019.—The German version of the testament includes the fifteen other names only noted as "Here follow fifteen others" in the English translation published by the U.S. Government.