Katan sarikayo biasa dimakan langsung atau digabung dengan lamang.[1] Dulu, katan sarikayo hanya disajikan di bulan Ramadan, di acara-acara adat[1] dan acara pernikahan.[2] Sekarang katan sarikayo dapat ditemukan di mana saja di Sumatera Barat dan dinikmati kapan saja.[1]