Amatsukaze (天津風code: ja is deprecated , "Angin Surga") adalah kapal ke-9 dari 19 kapal perusak kelas-Kagerōyang lahir pada 19 Oktober 1939. Ia merupakan salah satu kapal di kelas itu yang sempat dijadikan sebagai percobaan untuk menguji pendidih terbaru hasil pengembangan Angkatan Laut Kekaisaran Jepang yang nantinya akan dipakai oleh Shimakaze.
Ia sempat dikira tewas dalam pertempuran pada Januari 1944 setelah terkena torpedo dari kapal selam USSRedfin di Laut China Selatan dan tak ada kabar selama satu minggu, di mana ternyata ia diam-diam dilarikan ke Singapura dan dirawat di sana. Namun, serangan dari pasukan udara Amerika Serikat menggunakan pesawat B-25 pada 6 April 1945 membuatnya terluka parah dan terdampar di salah satu pantai di kawasan China. Upaya penyelamatan lebih lanjut pun dihentikan oleh para krunya dan pada 10 April 1945, Amatsukaze menenggelamkan dirinya sendiri dengan menggunakan ledakan dari ranjau lautnya sendiri.24°30′N118°10′E / 24.500°N 118.167°E / 24.500; 118.167
Komandan dari Amatsukaze, Tameichi Hara yang bertugas dari tahun 1940 sampai tahun 1943, merupakan satu-satunya komandan kapal Angkatan Laut Kekaisaran Jepang yang bertahan dari awal perang hingga perang selesai.
Penemuan bangkai
Sisa-sisa dirinya ditemukan oleh para insinyur China pada tahun 2012, dalam kondisi sebanyak 30 ton logam sudah telanjur dijual dalam bentuk kepingan-kepingan sebelum dihentikan oleh pemda setempat. Sebuah museum akan dibangun di tempat itu sebagai upaya dedikasi untuk menyelamatkan sisa-sisa Amatsukaze.[2][3]
Hara, Capt. Tameichi (1961). Japanese Destroyer Captain. New York: Ballantine Books. SBN 345-02522-9-125.
Jentschura, Hansgeorg; Jung, Dieter; Mickel, Peter (1977). Warships of the Imperial Japanese Navy, 1869–1945. Annapolis, Maryland: United States Naval Institute. ISBN0-87021-893-X.