Saat konstruksi Ibuki sebagai kapal penjelajah berat hampir selesai, Ibuki dikonversi menjadi kapal induk ringan[3] sebagai respon dari kerugian Jepang atas tenggelamnya banyak kapal induk mereka (terutama akibat Pertempuran Midway). Ibuki sebagai kapal induk ringan dirancang untuk mampu membawa 27 armada pesawat, diantaranya Reppu dan Ryuusei.[4]
Proses konversi Ibuki menjadi kapal induk ringan direncanakan selesai pada Maret 1945, tetapi kemudian diundur menjadi Agustus 1945. Pengerjaan dihentikan pada Maret 1945[3] karena sumber daya dialihkan untuk pembuatan kapal selam cebol untuk menghadapi invasi Amerika. Setelah Jepang menyerah pada Agustus 1945, Ibuki yang dalam kondisi belum jadi pun turut dibongkar pada November 1946 di Galangan Kapal Sasebo.