Desain
Kapal-kapal tersebut semuanya dibangun secara berbeda pada subkelas yaitu LST-1 dan LST-542. Selain itu, Teluk Amboina merupakan salinan varian LST-542 yang dibuat oleh Sasebo Heavy Industries setelah Perang Dunia II.[1] Ada sepuluh kapal di kelas ini. Jaya Wijaya adalah saudara tiri kapal-kapal ini karena ia diubah menjadi kapal perbaikan kelas Achelous.
Kapal kelas tersebut memiliki panjang 328 ft (100 m), lebar 50 ft (15 m), dan draft mulai dari 2 ft (0,61 m) hingga 14 kaki (4,3 m). Perpindahan mereka adalah 4.080 ton panjang (4.145 t) pada beban penuh. Kapal-kapal tersebut ditenagai oleh dua mesin diesel dengan dua poros. Kelas Teluk Langsa memiliki kecepatan 12 knot (22 km/jam).[2]
Kelas Teluk Langsa memiliki kapasitas 163 tentara, kargo 1.900 ton panjang (1.900 t), dan dua LCVP di davit. Kapal tersebut memiliki 104 personel, termasuk 7 perwira.
Pada tahun 1980 disebutkan Teluk Amboina mendapat upgrade persenjataan yakni pemasangan enam meriam Bofors 40/60 MK3. Sebagai kapal pendarat, Teluk Amboina dilengkapi dengan empat unit LCVP (Landing Craft, Vehicle, Personnel) dan 20 tank medium.[3]