Pada tahun 2014, desa ini mengalami perubahan dan pembangunan dengan adanya Projek Perintis Menaik Taraf Kampung Ayer yang merupakan inisiatif Sultan Brunei untuk mempercantik lingkungan Kampong Ayer dengan membangun rumah-rumah modern yang kuat dan teratur. Rumah-rumah yang dibangun mempertahankan karakteristik rumah-rumah di Kampong Ayer, dilengkapi dengan fasilitas yang sama seperti di darat, dan membantu menjaga lingkungan, terutama air Sungai Brunei. Dengan dibangunnya rumah-rumah pada proyek tersebut, Kampong Ayer, khususnya Kampung Lurong Sikuna, selalu menerima pengunjung, terutama wisatawan. Rumah-rumah tersebut membuatnya unik karena tata letaknya yang nyaman dan aman untuk ditinggali.[5]
Berdasarkan sensus tahun 2021, jumlah penduduk desa ini adalah 66 jiwa dengan 50% laki-laki dan 50% perempuan. Seluruh penduduk tinggal di daerah perkotaan.[7]