Obat pereda nyeri bersamaan dengan penghangatan kembali, pembedahan[1]
Kaki parit (trench foot) adalah cedera pada kaki akibat kelembapan berkepanjangan.[1] Gejala awal seringkali berupa kesemutan atau gatal yang kemudian dapat berkembang menjadi mati rasa.[1] Warna kaki dapat berubah menjadi merah atau kebiruan.[1] Pada kondisi yang lebih berat, kaki dapat membengkak dan mengeluarkan bau tidak sedap.[1] Komplikasi yang mungkin terjadi meliputi kerusakan kulit dan infeksi.[1]
Kondisi ini muncul ketika kaki terpapar lingkungan dingin dan lembap dalam waktu lama, sering kali dalam situasi yang kurang higienis.[1] Suhunya biasanya di atas titik beku, jika di bawah titik beku, kondisi yang terjadi adalah radang dingin (frostbite).[1] Gejala dapat mulai muncul dalam waktu sekitar 10 jam.[1] Faktor risiko meliputi penggunaan sepatu bot yang terlalu ketat dan kurangnya pergerakan.[2] Mekanisme yang diduga berperan yaitu penyempitan pembuluh darah sehingga aliran darah ke kaki berkurang.[1] Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan pemeriksaan fisik.[1]
Pencegahan dilakukan dengan menjaga kaki tetap hangat, kering, dan bersih.[1] Jika kaki parit sudah terjadi, dapat diberikan pbat pereda nyeri, dan kaki dihangatkan kembali secara bertahap.[1] Nyeri dapat menetap selama berbulan-bulan setelah pengobatan.[2] Pada kasus berat, jaringan yang rusak mungkin perlu diangkat melalui pembedahan, dan dalam situasi ekstrem dapat diperlukan amputasi.[1]
Kondisi ini paling sering dilaporkan pada personal militer, tetapi juga dapat terjadi pada tunawisma atau individu yang hidup dalam kondisi lembap dan dingin berkepanjangan.[1] Kasus kaki parit sudah dideskripsikan sejak masa mundurnya Napoleondari Rusia pada musim dingin 1812.[1] Istilah trench merujuk pada peperangan parit, terutama yang dikenal pada masa Perang Dunia I.[1]
123Ackerman, Bret T.; Wedmore, Ian S. (2008). "11. Operational Medicine Environmental Considerations". Dalam Schwartz, Richard B.; McManus, John G.; Swienton, Raymond E. (ed.). Tactical Emergency Medicine. LWW medical book collection. Philadelphia: Lippincott Williams & Wilkins. hlm.80. ISBN978-0-7817-7332-4. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-08-29. Diakses tanggal 2020-10-29.