Artikel atau bagian ini sedang dalam perubahan besar untuk sementara waktu. Untuk menghindari konflik penyuntingan, dimohon jangan melakukan penyuntingan pada halaman ini selama pesan ini ditampilkan.
Halaman ini terakhir disunting pada 18.26, 7 Desember 2025 (UTC) (5 bulan lalu)– (hapus singgahan). Pesan ini dapat dihapus jika halaman ini sudah tidak disunting dalam beberapa jam. Jika Anda adalah penyunting yang menambahkan templat ini, harap diingat untuk menghapusnya setelah selesai atau menggantikannya dengan {{Akan dikerjakan}} di antara masa-masa menyunting Anda.
KRI Gulamah (869) sedang berada di perairan Kepulauan Widi
KRI Gulamah (869) adalah salah satu aset armada laut berjenis PC-40 M milik TNI Angkatan Laut yang tergabung dalam Koarmada II.[1] Dibangun oleh galangan kapal partikelir dalam negeri yakni PT. Caputra Mitra Sejati, di Banten.[2]
Riwayat
Diluncurkan pertama kali oleh KSAL Laksamana TNI Siwi Sukma Adji ditandai dengan prosesi pemotongan pita dan pemecahan kendi pada tanggal 26 Agustus 2019 di galangan kapalnya, Provinsi Banten.[3] Pada awal peresmiannya, KRI Gulamah ditempatkan di Satuan Patroli (Satrol) Lantamal V Surabaya di bawah Koarmada II,[4] tetapi kemudian wilayah tugasnya dipindahkan ke wilayah Indonesia bagian timur di bawah kendali Koarmada III.[5]
Spesifikasi
Dengan dimensi panjang mencapai 45,5 meter dan lebar 7,9 meter serta bobot 220 ton. Mampu melaju hingga kecepatan maksimal 24 knot dengan kecepatan jelajah 17 knot dan kecepatan ekonomis 15 knot.[6] Memiliki daya tahan jelajah untuk berlayar selama enam hari.[7]
Persenjataan
Dibekali dengan sistem persenjataan seperti meriam utama RCWS Marlin WS Oto Melara 30mm, dan dua senapan mesin berat kaliber 12,7mm.[8]