Walaupun tokoh pendeta yang digambarkan di dalam novel ini merupakan pendeta Xuanzang (唐三藏) yang lebih dikenal dengan nama Tong Samcong di Indonesia. Namun, deskripsi pendeta Tong bertolak belakang dengan karakter asli Xuanzang yang hidup pada masa Dinasti Tang itu.
Di dalam ekspedisi ke langit barat, empat tokoh ini melewati 14 musim panas dingin, 81 kali bahaya menghadapi gangguan dari siluman dan setan-setan yang ingin menawan Pendeta Tong sebelum akhirnya mencapai tujuan dan membawa kembali kitab suci pulang ke Tiongkok.