Journal of Human Evolution (JHE) adalah sebuah jurnal ilmiah bulanan yang melalui penelaahan sejawat yang berfokus pada penerbitan makalah berkualitas tinggi yang mencakup seluruh aspek evolusi manusia. JHE didirikan pada tahun 1972 oleh Academic Press di Britania Raya dan saat ini diterbitkan oleh Elsevier.
Fokus utama JHE ditujukan secara bersamaan pada karya paleoantropologi, yang mencakup fosil manusia dan primata, serta studi komparatif spesies yang masih hidup, termasuk bukti morfologi dan molekuler. Hal ini mencakup deskripsi penemuan baru, analisis dan interpretasi materi baru maupun yang telah dijelaskan sebelumnya, serta penilaian filogeni dan paleobiologi spesies primata. Selain makalah penelitian asli, tersedia pula ruang untuk publikasi cepat berupa komunikasi singkat mengenai penemuan baru, seperti fosil baru yang penting, serta ulasan buku utama, obituari, dan makalah tinjauan dengan kualitas yang sangat tinggi.
Jurnal ini memperoleh faktor dampak tahun 2023 sebesar 3,656.[1]
Pengunduran diri dewan redaksi (2024)
Pemimpin redaksi jurnal ini adalah Andrea B. Taylor (Touro University California, AS) dan Mark W. Grabowski (Liverpool John Moores University, Inggris). Pada Desember 2024, dewan redaksi, termasuk editor emeritus dan semua kecuali satu editor rekanan, mengundurkan diri secara massal. Mereka menyatakan bahwa tindakan Elsevier "secara fundamental tidak sesuai dengan etos jurnal dan menghalangi pemeliharaan kualitas serta integritas yang mendasari keberhasilan JHE".[2]
Alasan yang dikutip oleh para editor mencakup penghapusan posisi editor salinan (copy editor) khusus oleh Elsevier, restrukturisasi paksa dewan redaksi, dan penggunaan AI generatif tanpa memberi tahu editor maupun penulis. Penggunaan AI ini menyebabkan kesalahan format, termasuk memunculkan kembali kesalahan yang sebelumnya telah diperbaiki oleh redaktur. Para editor yang mengundurkan diri juga mencatat bahwa biaya publikasi di JHE jauh lebih mahal dibandingkan kebanyakan jurnal lainnya, termasuk jurnal Elsevier lainnya.[3][4]