Lahir di Velp, Tutuarima memulai karier mudanya di klub lokal SC Elistha kemudian pindah ke tim junior NEC dan bermain di klub tersebut selama 10 tahun.
Pada tahun 2012, Tutuarima resmi menandatangani kontrak profesional dengan NEC, di mana ia bertemu dengan Navarone Foor, sesama pemain keturunan Indonesia yang merupakan temannya sejak kecil.[3] Pada 10 Oktober 2012, ia melakukan debut profesionalnya dalam pertandingan Eredivisie melawan Heracles Almelo, ia masuk sebagai pemain pengganti untuk Leroy George dalam kemenangan 3–2.[4][5]
Pada 30 Januari 2014, dia dipinjamkan ke FC Oss. Setelah kontraknya dengan NEC berakhir, Tutuarima pindah ke klub amatir Juliana '31 setelah uji coba dengan JVC Cuijk.
Telstar
Sejak musim panas 2015, pertama kali diumumkan bahwa dia akan bermain untuk JVC Cuijk tetapi dia kemudian memilih untuk pindah ke Koninklijke HFC.[6][7][8]
Namun, pada 6 Mei 2015, diumumkan bahwa dia menandatangani kontrak satu tahun dengan Telstar, menandai kembalinya dia ke sepak bola profesional.[9][10]
De Graafschap
Pada 10 Mei 2017, Tutuarima menandatangani kontrak dua tahun dengan De Graafschap dengan opsi tambahan untuk satu musim lagi.[11]
Apollon Smyrnis
Pada 28 Juni 2021, klub Liga Super Yunani, Apollon Smyrnis mengumumkan Tutuarima telah menandatangani kontrak dengan klub, dengan durasi kontrak dan nomor punggung tidak diungkapkan.[12]
PEC Zwolle
Tutuarima bergabung dengan klub Eerste Divisie yang baru terdegradasi, PEC Zwolle pada 11 Juni 2022, ia menandatangani kontrak selama dua tahun.[13] Kontraknya dengan PEC Zwolle diputus atas persetujuan bersama pada 12 Juli 2023.[14]
FC Noah
Pada akhir Juli 2023, Tutuarima menandatangani kontrak dengan klub Liga Utama Armenia, FC Noah.[15][16] Dia membuat debutnya di Liga Utama Armenia pada 29 Juli dalam pertandingan melawan FC Van yang berakhir dengan kemenangan 1–0.[17][18]
Karier internasional
Tutuarima sempat dipanggil ke timnas Belanda U-17. Namun saat kompetisi junior, ia mengalami cedera ligamen dan otot yang membuatnya absen dari dunia sepak bola selama lima belas bulan. Ia hanya bermain empat kali untuk timnas Belanda U-17. Ia menjadi pemain Belanda U-17, turnamen yang diikuti empat negara: Georgia U-17, Republik Ceko U-17 dan Ukraina U-17, pada bulan Maret 2010.
Kehidupan pribadi
Lahir di Belanda, Tutuarima adalah keturunan Indonesia.[19]
↑"Tutuarima naar sv Juliana'31" (dalam bahasa Belanda). SV Juliana '31. Diarsipkan dari asli tanggal 6 Februari 2017. Diakses tanggal 11 Februari 2017.