Biografi
Kehidupan awal dan pendidikan
John Hennessy lahir pada 20 Agustus 1825, di Bulgaden, County Limerick, Irlandia. Ia menjadi anak sulung dari dua belas bersaudara yang lahir dari pasangan William dan Mary (Meaney) Hennessy; tiga diantaranya meninggal pada masa bayi.[1] Keluarga Hennessy adalah keluarga miskin, yang tinggal di sebuah pondok dengan lantai yang kotor.[2]
Dalam usia 12 tahun, John Hennessy memutuskan untuk menjadi imam. Meskipun miskin, keluarganya memberikannya pendidikan yang baik dari para guru lokal dalam bahasa Yunani, Latin dan Inggris.[2] Hennessy mulai belajar untuk imamat di All Hallows College, Dublin, yang mempersiapkan para seminarian untuk menjadi misionaris. Karena kurangnya kesempatan di Irlandia, yang kala itu sedang berada di tengah-tengah Bencana Kelaparan Besar, ia memutuskan untuk pergi ke Amerika Serikat.[2]
Hennessy datang ke St. Louis, Missouri, pada awal 1847. Uskup Agung Peter Kenrick awalnya menempatkannya di Seminari Santo Vincent, Cape Girardeau, Missouri. Kala Kenrick membuka seminari diosesan agung di Carondelet, Missouri, pada 1848, Hennessy dipindahkan kesana.[3][2]
Penahbisan dan pelayanan
Hennessy ditahbiskan menjadi imam di St. Louis untuk Keuskupan Agung Saint Louis pada 1 November 1850, oleh Kenrick.[4] Setelah penahbisan, keuskupan agung menugaskan Hennessy ke karya paroki di New Madrid, Missouri. Mengabdi di wilayah berpenduduk pinggiran dan terpencil di Sungai Mississippi, Hennessy kemudian terserang penyakit dan terpaksa kembali ke St. Louis untuk pemulihan. Ia kemudian bertugas di Paroki Santo Petrus, St. Louis.
Hennessy kemudian menjabat sebagai profesor dan wakil presiden Seminari Carondelet. Ia diangkat menjadi presiden seminari pada 1857. Pada 1858, Kenrick mengirim Hennessy ke Roma untuk mengirimkan dekrit sinode diosesan agung ke Paus Pius IX untuk disahkan.[2][5]
Setelah menjalani setahun di Roma, Kenrick mengangkat Hennessy pada 1860 menjadi pastor Paroki Santo Yosef di St. Joseph, Missouri.[5] Setelah permulaan Perang Saudara Amerika pada 1861, Hennessy menyaksikan banyak pertikaian berdarah antara simpatisan Negara Konfederasi Amerika dan orang-orang yang mendukung pemerintahan federal.[2]
Uskup dan Uskup Agung Dubuque
Pada 24 April 1866, Paus Pius IX mengangkat Hennessy menjadi uskup Dubuque ketiga. Ia ditahbiskan dan dilantik menjadi uskup di Katedral Santo Rafael, Dubuque pada 30 September 1866, oleh Kenrick. Ko-konsekrator utamanya adalah Uskup John Martin Henni dari Milwaukee dan James Duggan dari Chicago.[4]
Kematian
Hennessy meninggal di Dubuque setelah serangkaian stroke pada 4 Maret 1900. Ia meninggalkan lahan pribadi senilai $1 juta untuk sejumlah yayasan Katolik.[6][2]