Jeroan adalah bagian-bagian dalam tubuh hewan yang sudah dijagal. Biasanya yang disebut jeroan adalah semua bagian kecuali otot dan tulang. Tergantung dari budaya setempat, berbagai bagian jeroan dapat dianggap sebagai sampah atau makanan mahal. Jeroan yang tidak digunakan secara langsung untuk konsumsi manusia atau binatang diproses lebih lanjut untuk menghasilkan makanan hewan, pupuk, atau bahan bakar. [1]
Di Amerika Utara, jeroan umumnya jarang dikonsumsi, kecuali pada hidangan tradisional orang Afrika-Amerika yang disebut "chitterlings", sejenis sup yang dibuat dari usus babi atau sapi.
Keamanan
Beberapa jeroan tidak aman dimakan, misalnya hati beruang kutub mengandung terlalu banyak vitamin A sehingga dapat menjadi racun bagi manusia. Bagian-bagian dalam ikan fugu sangat beracun dan di Jepang hanya boleh dipersiapkan oleh koki terlatih. Banyak jeroan juga mengandung bakteri atau prion. Selain itu orang yang menderita gout dianjurkan tidak makan jeroan.