Sejarah
Jepang Terbuka pertama kali diselenggarakan pada tahun 1982 dengan nama "The 1st Yonex Cup Japan Open". Kejuaraan ini menjadi turnamen bulu tangkis pertama di Jepang yang menyediakan hadiah uang (dengan total hadiah 10 juta yen) dan diikuti oleh pemain dari 19 negara. Turnamen edisi 1982 dihelat pada tanggal 14–17 Januari 1982 di Gimnasium Shukugawa Gakuin, Nishinomiya serta Gimnasium Memorial Masutani dan Gimnasium Pusat Kota Kobe, Kobe.[2]
Pada tahun 1991, kejuaraan ini telah diikuti hingga 262 peserta dari 25 negara dan namanya berganti menjadi "Yonex Japan Open" dalam rangka peringatan 10 tahun penyelenggaraannya. Menjelang penyelenggaraan Olimpiade Atlanta 1996, sebanyak 340 atlet bulu tangkis dari 26 negara turut ikut serta berkompetisi di Jepang Terbuka. Pada tahun 1998, nama kejuaraan ini kembali berganti menjadi "Yonex Open Japan".
Sejak tahun 2007, Jepang Terbuka menjadi bagian dari sirkuit turnamen bulu tangkis internasional Super Series BWF dengan total hadiah uang meningkat menjadi 200.000 dolar AS. Tuan rumah Jepang akhirnya berhasil merebut gelar pertamanya di Jepang Terbuka pada tahun 2013 atau 31 tahun sejak kejuaraan didirikan melalui atlet tunggal putri Akane Yamaguchi. Yamaguchi berhasil menaklukkan rekan senegaranya, Shizuka Uchida, untuk meraih gelar dan menjadi pemenang termuda turnamen Super Series.[3]
Sejak tahun 2017, kejuaraan ini disponsori oleh perusahaan produsen mobil Daihatsu dam namanya berubah menjadi "Daihatsu Yonex Japan Open". Hadiah yang disediakan kembali meningkat menjadi 325.000 dolar AS.[4]