Dalam Matsyapurana dikisahkan bahwa kaum asura hampir ditaklukkan oleh dewata. Sukra, guru para asura, pergi menuju Kailasa untuk memuja Siwa agar memperoleh kesaktian yang mampu membuat para asura bangkit dari keterpurukan. Sukra melakukan tapa yang sangat khusyuk. Sementara itu, para dewa bertarung dengan para asura yang masih bertahan, kendati harus membunuh pelindung mereka, yaitu Kawyamata (alias Usana, ibu Sukra). Namun, Kawyamata dihidupkan kembali oleh ResiBregu.
Dewa Indra cemas akan keberhasilan Sukra, sebab ia berpikir bahwa kaum asura akan dibangkitkan lagi untuk menyerang para dewa. Maka ia mengirim putrinya, Jayanti, untuk melayani Sukra dan melakukan apa pun yang terbaik demi menguntungkan Indra.[5]