Adipati Jayalengkara adalah penguasa Kadipaten Surabaya yang saat itu masih berpusat di daerah Bungkul. Daerah Bungkul sendiri adalah kawasan strategis karena merupakan hulu dua sungai besar di Surabaya yaitu Kali Mas dan Kali Jagir.
Jayalengkara adalah keturunan dari Panji Wiryakrama (Sunan Bungkul) yang masa awal kehidupan nya tidak diketahui secara pasti tapi dia menggantikan ayahnya yang meninggal tahun 1601 dan melanjutkan kepemimpinan ayah nya. Masa pemerintahan Panji Wiryakrama sebelumnya telah diwarnai perang dengan Kesultanan Mataram
Konflik dengan Mataram
Panembahan Jayalengkara dikisahkan sebagai Koordinator Penguasa Kadipaten se - Brang Wetan atau Jawa Timur . Kekuatan Militer dengan kemampuan produksi meriam secara mandiri menandakan kemajuan ilmu metalurgi kadipaten Surabaya Pada masa itu.
Dikisahkan bahwa Panembahan Jayalengkara memiliki kekuatan armada laut , bahkan dikisahkan memiliki Gajah untuk kunjungan keliling wilayah kekuasaan.