James menjadi pewaris sebuah kerajaan yang luas dari ayahnya termasuk tiga dari Kepulauan Balearik (Mallorca, Ibiza dan Formentera), provinsi-provinsi Roussillon dan Cerdanya, wilayah Montpellier, wilayah baron Aumelàs, dan wilayah viscount Carladès. Ia juga mendapatkan upeti dari empat kepulauan Balearik, Minorca, yang tetap berada di bawah kendali Muslim di sepanjang hidupnya. Statusnya sebagai seorang pengikut Kerajaan Aragon yang pada saat itu, merupakan bagian dari kerajaan Mahkota Aragon dan di bawah pemerintahan saudaranya, Peter III, yang berselisih dengan pengelolaannya di Kerajaan Mallorca, yang tersebar di atas sejumlah wilayah yang lebih besar daripada Aragon.
Dengan reversi berikut ini, James berupaya untuk meningkatkan kelangsungan hidup kerajaan atas domestik ke depan. Ia mengabdikan dirinya menjalankan kerajaannya dengan mereformasi urbanisme, membangun kebijakan pertanian, menekankan pertahanan, dan mereformasi ekonomi. Ia menanamkan sebuah kebijakan luas kolonisasi pertanian dengan menciptakan pusat-pusat pedesaan; menaikkan sewa-sewa kerajaan; memetingkan pembuatan konsulat di Afrika Utara dan Kerajaan Granada; yang membuat sebuah sistem keuangan baru untuk kerajaan; membayukan pembuatan industri tekstil; meningkatkan kekuasaan mahkota atas bangsawan dan Gereja; dan memerintahkan pembangunan beberapa istana dan kastil, termasuk istana di Perpignan, Istana Almudaina, Katedral Santa María di Palma de Mallorca, yang sekarang dikenal sebagai La Seu, dan akhirnya, Kastel Bellver. Pembukaan pelaksanaan kriminal melawan Ordo Bait Allah dan tekanan mereka akan memperbolehkan penyitaan gelar-gelar para Ksatria di atas pulau-pulau tersebut.
Keluarga
James menikahi Esclaramunda dari Foix pada tahun 1275 melalui sebuah perjodohan yang dilakukannya sendiri dan bukan rencana dari ayahnya. Esclaramunda adalah putri Roger IV dari Foix.
Mereka memiliki 6 orang anak termasuk:
James, yang menjadi seorang biarawan Fransiscan sebelum kematian ayahnya.