Jatirejo adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Mojokerto yang berada di selatan. Wilayah Jatirejo memanjang dari utara ke selatan hingga kawasan lereng Pegunungan Anjasmoro. Bukit Watu Jengger (1100 mdpl) yang berada di pegunungan tersebut merupakan salah satu tempat wisata terkenal di Jatirejo. Bukit tersebut dapat didaki dari kampung paling selatan dari Jatirejo yaitu Dusun Nawangan, Desa Tawangrejo.[1]
Selain wisata alam, juga terdapat situs sejarah yaitu Situs Kumitir peninggalan Majapahit. Situs tersebut berada di Desa Kumitir dan berdekatan dengan Situs Trowulan di Kecamatan Trowulan. Situs ini baru diekskavasi tahun 2019-2020 dan keseluruhannya memiliki luas 6 hektar, sehingga menjadi salah satu penemuan arkeologi terbesar pasca kolonial Belanda. Situs Kumitir diduga merupakan lokasi istana singgah Kudamerta atau Bhre Wengker. Bhre Wengker adalah penguasa Kerajaan Wengker yang menjadi menantu Raden Wijaya sang pendiri Majapahit.[2][3]
Geografi
Peta administrasi Jatirejo
Jatirejo adalah kecamatan yang berada di kaki dan lereng Gunung Anjasmoro dengan wilayah yang memanjang dari utara hingga ke selatan. Sebagian besar pemukiman berada di sebelah utara yang berupa dataran rendah dengan lahan sawah yang ditanami padi dan tebu. Wilayah selatan terdapat desa-desa terpencil di tengah perbukitan dan area hutan yang banyak ditanami jati dan tanaman perkebunan lain. Desa-desa di selatan Jatirejo antara lain Desa Tawangrejo, Rejosari, dan Jembul dengan perkampungan paling selatan adalah Dusun Nawangan di Tawangrejo yang menjadi pos pendakian menuju Bukit Watu Jengger. Batas wilayah Jatirejo adalah sebagai berikut:[4]