Jan Šindel lahir di kota Hradec Králové, Bohemia, sekitar tahun 1370-an. Saat masih muda, ia merantau ke Praha untuk kuliah di Universitas Charles. Pada tahun 1395 atau 1399,[1] ia meraih gelar Master of Arts dari Universitas Praha. Tahun 1406, ia bekerja di sekolah paroki Gereja St. Nicolas di Malá Strana (Praha Bawah). Ia kemudian menjadi guru matematika di Wina dan belajar ilmu kedokteran di sana. Ia pulang ke Praha dan menjadi profesor astronomi di Universitas Charles, lalu mendapatkan gelar dokter dan diangkat sebagai rektor universitas pada tahun 1410.
Awalnya Jan Šindel merupakan pengikut John Hus, tetapi akhirnya tetap menganut Katolik. Ia menghindari sengketa agama dan memilih ilmu pengetahuan.[2] Pada tahun 1418, ia menjadi kanoncapitulumSt. Vitus Praha. Akibat Peperangan Hussit, ia harus meninggalkan Praha dan pindah ke Olomouc. Tahun 1423-1436, ia bekerja sebagai dokter di Nurmberg. Tahun 1432, ia menjadi dokter pribadi Kaisar Sigisimund. Tahun 1441, ia diangkat sebagai dekanCapitulum Vyšehrad di Praha. Ia memiliki hubungan baik dengan Enea Silvio Bartolomeo Piccolomini (kelak menjadi Paus Pius II); surat-surat mereka tahun 1445-1447 telah dimuseumkan. Ia meninggal dunia antara tahun 1455 dan 1457 di Praha.[1]
Warisan
Tabel dan peta astronomi Šindel kabarnya masih dipakai oleh Tycho Brahe. Ia memiliki ketertarikan khusus pada peralatan astronomi. Atas saran dan perhitungannya, Mikuláš dari Kadaň membuat jam Prague Orloj pada tahun 1410.[1]
Pada tahun 1982, sebuah asteroid diberi nama sesuai nama dirinya, 3847 Šindel.[2]
Referensi
12345"Jan Šindel". Prague Orloj website (dalam bahasa Czech). Diakses tanggal 23 June 2013. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)