James Freddy Sundah (1 Desember 1955–7 Mei 2026)[1] adalah penulis lagu Indonesia. Ia dikenal antara lain melalui lagunya, Lilin-Lilin Kecil, yang dinyanyikan oleh Chrisye[2] (dirilis pertama kali pada tahun 1977 sebagai pemenang Lomba Cipta Lagu Remaja (LCLR 1977) Prambors).[3]
Sundah pernah menjabat sebagai Ketua Departemen Informasi Teknologi di Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Penata Musik Rekaman Indonesia (PAPPRI), serta menjadi anggota Board Yayasan Karya Cipta Indonesia (KCI[5]). Ia juga pernah menjabat seabgai komisioner Lembaga Manajemen Kolektif Nasional.[6]
Selain aktif bermusik, Sundah juga dikenal sebagai penulis dan narasumber untuk masalah-masalah kebudayaan,[7] hak cipta, dan informasi teknologi. Karya-karyanya pernah dimuat dalam Jurnal Hukum Internasional Universitas Indonesia dan berbagai media.[8] Sundah juga kerap mewakili Indonesia pada pertemuan-pertemuan tingkat internasional.[9]
Kehidupan awal
Ayahnya anggota Tentara Nasional Indonesia yang berlatar belakang keluarga tentara Koninklijk Nederlands-Indisch Leger (KNIL). Penugasan ayahnya yang berpindah-pindah memberinya wawasan tentang keberagaman budaya berbagai daerah. Di hari tua ayahnya, dikenal sebagai salah satu orang yang memodernisasi musik tradisional Minahasa Utara yang asalnya dimainkan perseorangan menjadi ansambel lengkap.[6]
Masa kecilnya diisi dengan berlatih karate dan bermain sepak bola di Lapangan Banteng. Ia pernah menjadi anak gawang bagi tim nasional Indonesia di Stadion Utama Senayan (sekarang Gelora Bung Karno).[6]
Sundah menikah dengan Lia Sundah Suntoso, seorang pengacara imigrasi di Amerika Serikat. Mereka tinggal di New York dan dikaruniai seorang anak laki-laki.[10]
Latar belakang karya
Lagu "Lilin-Lilin Kecil" terinspirasi dari peristiwa Malapetaka Lima Belas Januari (Malari) di Jakarta 1974. Ia terjebak jam malam dan mati listrik di rumah, membuatnya merenungi dampak satu lilin yang menerangi gelap. Ia membayangkan jika ada banyak lilin terpancar, pendar cahayanya makin kuat menerangi kegelapan.[6]
Wafat
Sundah wafat pada 7 Mei 2026 di New York, Amerika Serikat akibat kanker paru-paru yang sudah diidapnya sejak 2024.[11] Sundah dimakamkan di St. John Cemetery, New York pada 11 Mei 2026.[12]
↑Jurnal Hukum Internasional “IPR, Culture and High Technology” edisi Mei 2009, ISSN 1693-5594, judul “Perlindungan UU HKI atau Hak Cipta pada zaman [email protected]”