Jalan Katalan (bahasa Katalan:Via Catalanacode: ca is deprecated ), juga disebut Jalan Katalonia menuju Kemerdekaan (bahasa Katalan:Via Catalana cap a la Independènciacode: ca is deprecated ), adalah rantai manusia sepanjang 480-kilometer (300mi) yang diadakan untuk mendukung kemerdekaan Katalonia dari Spanyol. Rantai ini diadakan oleh Assemblea Nacional Catalana (ANC), dan berlangsung di Katalonia pada tanggal 11 September 2013, yang merupakan Hari Nasional Katalonia.[1][2] Departemen Urusan Dalam Negeri Katalonia memperkirakan jumlah peserta acara ini adalah 1,6 juta.[3] Acara protes ini didukung oleh 14 kelompok nonpemerintah.[1] Rantai manusia dibentuk di Via Augusta, dari Le Perthus (Prancis, Vallespir) hingga Alcanar (Spanyol, Montsià). Menurut Carme Forcadell, presiden ANC, rantai ini merupakan “simbol kesatuan rakyat Katalonia untuk mencapai kedaulatan nasional”.[4]
Rencana Jalan Katalan pertama kali dipresentasikan pada 19 Juni 2013 di Museu d'Història de Catalunya dengan inspirasi dari Jalan Baltik pada tahun 1989. Presentasi tersebut menghadirkan Henn Karits dan Ülo Laanoja, dua anggota organisasi yang mengadakan Jalan Baltik.[5] Tiga minggu sebelum acara, lebih dari 350.000 orang telah mendaftarkan diri untuk berpartisipasi.[6][7] Secara keseluruhan, penyelenggara memobilisasi 1.500 bus dan 30.000 sukarelawan untuk membantu mengadakan acara.[1][8]
Pendahulu dalam sejarah
Pada 23 Agustus 1989, Jalan Baltik diadakan oleh rakyat Estonia, Latvia, dan Lituania.[1] Rantai manusia ini menghubungkan ibu kota ketiga negara dan juga diadakan untuk mendukung kemerdekaan negara-negara tersebut dari Uni Soviet.[1] Ketiga republik memperoleh kemerdekaan pada Agustus 1991 setelah upaya kudeta di Moskow pada tanggal 21 Agustus 1991. Menurut manifesto Jalan Baltik, "rumah Eropa bersama hanya dapat didirikan bila semua bangsa di Eropa memperoleh hak penentuan nasib sendiri."[9]
Dewan luar negeri ANC bersama dengan Komunitas Katalan di Luar Negeri dan Catalans al Món mengadakan lebih dari 116 Jalan Katalan antara 1 Agustus hingga 11 September 2013 di kota-kota besar di berbagai belahan dunia untuk mendukung proses kemerdekaan demokratis Katalonia.” Lebih dari 8.000 orang Katalan dan pendukung kemerdekaan Katalonia turut serta di Jalan Katalan Internasional.[13] Berikut adalah beberapa tempatnya:
Jalan Katalan sebelumnya di Lisboa, pada 30 Agustus
Jalan Katalan sebelumnya di Paris, pada 2 September
Jalan Katalan sebelumnya di Stockholm, pada 31 Agustus
Unjuk rasa pro-kemerdekaan Times Square, Kota New York, pada 31 Agustus
Konsekuensi politik
Dewan Nasional Katalonia mengklaim bahwa sehari setelah Jalan Katalan, pemerintah Katalonia sebaiknya menetapkan tanggal dan pertanyaan referendum penentuan nasib di Katalonia yang "sebaiknya dapat dijawab dengan ya atau tidak".[14] Menteri Presidensi dan juru bicara pemerintah Katalonia Francesc Homs menyatakan sehari setelah Jalan Katalan bahwa sebelum akhir tahun sebaiknya ada "tanggal dan pertanyaan".[15]
Deputi Perdana Menteri SpanyolSoraya Sáenz de Santamaría menyatakan sehari setelah acara ini bahwa eksekutif memiliki kewajiban untuk "mendengarkan semua orang Spanyol", baik "orang yang keluar" maupun "mayoritas yang diam" yang "tetap tinggal di rumah".[16] Menteri Luar Negeri Spanyol José Manuel García-Margallo mengakui bahwa Jalan Katalan merupakan "keberhasilan seruan, organisasi, logistik, dan komunikasi", walaupun ia menyatakan bahwa Spanyol tidak akan pernah menerima referendum yang disetujui dengan Katalonia.[17]