Jacob William Davis (14 Mei 1831 – 20 Januari 1908) adalah seorang penjahit Rusia-Amerika yang dianggap sebagai penemu jeans modern.[1] Tumbuh besar di Kekaisaran Rusia, ia beremigrasi ke Amerika Serikat saat muda dan juga menghabiskan beberapa waktu di Kanada. Ia menciptakan jeans dengan menggunakan kain yang kuat dan rivet untuk memperkuat titik-titik lemah pada jahitannya, dan bermitra dengan Levi Strauss untuk memproduksinya secara massal.[2]
Biografi
Jacob Youphes lahir dari keluarga Yahudi[3] di kota Riga, pada tahun 1831. Selama masa ini, ia berlatih dan bekerja sebagai penjahit.[4] Pada tahun 1854, pada usia 23 tahun, ia beremigrasi ke Amerika Serikat, tiba di Kota New York di mana ia mengubah namanya menjadi Jacob Davis. Di sana ia menjalankan toko penjahit sebelum pindah ke Maine dan kemudian, pada tahun 1856, San Francisco sebelum pindah ke Weaverville. Setelah berkeliling Amerika yang diyakini bekerja sebagai penjahit pekerja harian, pada tahun 1858 Davis meninggalkan California dan pindah ke Kanada Barat untuk mencari peluang yang lebih baik. Di sana, Davis bertemu dengan seorang imigran Jerman, Annie Parksher, yang dinikahinya dan bersama-sama, Jacob dan Annie memiliki enam orang anak. Selama berada di Kanada, Davis bekerja di Sungai Fraser mendulang emas.[5]
Pada bulan Januari 1867, Davis kembali ke San Francisco bersama Annie dan keluarganya. Kemudian pada tahun yang sama, mereka pindah ke Virginia City, Nevada, tempat ia menjual tembakau dan daging babi grosir sebelum kembali bekerja sebagai penjahit. Pada tahun 1868, keluarganya pindah, kali ini ke Reno, Nevada, yang saat itu merupakan kota kecil yang sedang berkembang pesat di jalur kereta api, dan di sana ia membantu Frederick Hertlein membangun pabrik bir. Pada tahun 1869, Davis kembali ke pekerjaan awalnya, membuka toko jahit di jalan utama kota.[4] Di toko jahitnya, Davis membuat barang-barang fungsional seperti tenda, selimut kuda, dan penutup gerobak untuk para pekerja kereta api di Central Pacific Railroad. Kain yang dikerjakan Davis adalah kain katun bebek tugas berat dan katundenim yang dibelinya dari Levi Strauss & Co., sebuah perusahaan barang kering di San Francisco.[5] Untuk memperkuat titik-titik tegangan pada barang-barang jahitan yang dibuatnya, Davis menggunakan tembagapaku keling untuk memperkuat jahitannya.[4][6]