Italia-Argentina (bahasa Italia:italo-argentinicode: it is deprecated ; bahasa Spanyol:ítalo-argentinoscode: es is deprecated , atau tanos dalam bahasa Spanyol Río de la Plata) adalah warga negara kelahiran Argentina yang merupakan keturunan Italia secara parsial atau penuh, yang leluhurnya merupakan orang Italia yang beremigrasi ke Argentina selama diaspora Italia, atau orang kelahiran Italia di Argentina.
Dari tahun 1850-an hingga 1950-an, 3,5 juta orang Italia berimigrasi ke Argentina.[5] Diperkirakan bahwa setidaknya 25 juta orang Argentina (62,5% dari total populasi nasional) mempunyai darah keturunan Italia.[2] Argentina memiliki komunitas orang Italia di luar Italia yang terbesar kedua, setelah Brasil. Rombongan imigran Italia datang ke Argentina dari semua daerah di Italia, terutama dari Italia Utara pada abad ke-19 dan sebagian besar dari Italia Selatan pada abad ke-20.[6]
Komunitas Italia di Argentina, bersama imigran Spanyol, menjadi bagian besar dari masyarakat Argentina modern. Budaya Argentina memiliki koneksi besar dengan budaya Italia dalam hal bahasa, kebiasaan, dan tradisi. Argentina juga merupakan negara yang sangat Italofilia karena hidangan, gaya berpakaian dan gaya hidup telah sangat dipengaruhi dengan imigrasi dari Italia.[7][8]Makanan Italia seperti panettone (pan dulce), pasta, minyak zaitun, fainá, pizza, vermouth dan fernet telah menjadi makanan Argentina, dan imigran Italia juga memainkan peran besar dalam pembuatan industri anggur Argentina.[9]
12Departamento de Derecho y Ciencias Políticas de la Universidad Nacional de La Matanza (14 November 2011). "Historias de inmigrantes italianos en Argentina" (dalam bahasa Spanyol). infouniversidades.siu.edu.ar. Diarsipkan dari asli tanggal 15 July 2015. Se estima que en la actualidad, el 90% de la población argentina tiene alguna ascendencia europea y que al menos 25 millones están relacionados con algún inmigrante de Italia.