Dr. H. Irwan, S.IP., M.P., atau yang dikenal dengan nama Irwan Fecho dan Bang Haji Irwan (BHI) adalah seorang politisi Indonesia asal Kalimantan Timur. Ia merupakan kader Partai Demokrat dan menjabat sebagai Bendahara Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat untuk periode 2025–2030.
Irwan lahir di Sangkulirang, Kutai Timur, Kalimantan Timur, pada 30 April 1979. Pada periode 2019–2024, ia duduk di Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), mewakili daerah pemilihan (Dapil) Kalimantan Timur.[1] Bang Haji Irwan (BHI) juga merupakan salah satu Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat, yang diketuai oleh Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).[2]
Selain sebagai politisi, Irwan merupakan seorang pengusaha dan aktivis. Ia mendirikan PT Tho Sangkulirang Mandiri dan mencetuskan Forum Peduli Karst Kalimantan Timur (FPKKT), Forum Bela Negara, Kutai Timur dan Cakra Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Pada 2019, ia terpilih sebagai Anggota DPR RI Dapil Kalimantan Timur.[3]
Namanya mencuat ke publik pada 2020 saat mikrofonnya diduga dimatikan oleh Ketua DPR RI, Puan Maharani dalam Rapat Paripurna Pengesahan RUU Cipta Kerja saat sedang menyampaikan interupsi yang mengkritik potensi kerusakan lingkungan serta dampak negatif RUU terhadap masyarakat kecil.[4]
Sebagai politisi, Irwan juga dikenal progresif dalam menyuarakan berbagai persoalan pembangunan dan ketimpangan daerah Kalimantan Timur. Ia juga dikenal sebagai aktivis lingkungan yang peduli terhadap ekosistem hutan, karst, pesisir serta keberlanjutan sumber daya alam. Selama menjabat di DPR RI, Ia juga konsisten mendorong konsep pembangunan hijau, serta memperjuangkan peningkatan Dana Bagi Hasil (DBH) dari sektor migas dan batubara demi pemerataan pembangunan infrastruktur dasar di Kalimantan Timur.[5]
Pendidikan dan Pekerjaan
Irwan menempuh pendidikan dasar di SDN 1 Palakka, kemudian melanjutkan ke SMPN 1 Sangkulirang dan Sekolah Kehutanan Menengah Atas (SKMA) Samarinda. Setelah itu, ia meraih gelar Sarjana Ilmu Pemerintahan dari Universitas Terbuka (2010), Magister Manajemen Hutan dari Universitas Mulawarman (2012), serta gelar Doktor di bidang Manajemen Tata Ruang dan Kehutanan dari Universitas Mulawarman pada 2020.
Karier Irwan dimulai pada 1998 sebagai staf di Balai Inventarisasi dan Pemetaan Hutan (BIPHUT) Samarinda, tempat ia mengabdi hingga 2004. Setelah itu, ia pindah ke Sangatta dan bekerja di Dinas Kehutanan Kutai Timur. Di instansi ini, ia menempati sejumlah posisi hingga akhirnya dipercaya sebagai Kepala Seksi Penatagunaan dan Pemetaan pada periode 2004–2016.[6]
Aktivisme
Sejak di Sekolah Menengah Kehutanan Menengah Atas (SKMA) Samarinda, Kalimantan Timur, Irwan telah aktif sebagai pengurus sekolah kehutanan, hingga kini ia didapuk sebagai Ketua Umum Pengurus Ikatan Alumni Sekolah Kehutanan Menengah Atas (IKA SKMA). Kemudian di perguruan tinggi aktif di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Kemudian setelah menyelesaikan jenjang pendidikan S1, ia mendirikan Forum Bela Negara Kutai Timur, menginisiasi berdirinya Gerakan 20 Mei Kutai Timur (G20 Mei), Ketua Forum Karst Kutai, Ketua Arung Jeram Indonesia, Cabang Kutai Timur, Dewan Penasihat Gerakan Pemuda Anshor, Kalimantan Timur, dan Ketua Umum Cakra AHY.
Karier Politik
Pada 2019, Irwan terpilih sebagai Anggota DPR RI Dapil Kalimantan Timur, dari Partai Demokrat. Di parlemen ia dipercaya sebagai Ketua Kelompok Fraksi Partai Demokrat Komisi V DPR RI dengan mitra kerja Kementerian PUPR, Perhubungan, Kemendes, PDT dan Trans BMKG dan Basarnas dan Wakil Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Anggota Badan Anggaran DPR RI dan Anggota Badan Legislasi DPR RI. Selain itu, ia juga diamanahkan sebagai Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Demokrat dan kemudian terpilih sebagai Ketua DPD Partai Demokrat, Kalimantan Timur periode 2022-2027.
Jabatan Strategis
Anggota DPR RI Dapil Kalimantan Timur (2019–2024)
Ketua Kelompok Fraksi Demokrat Komisi V DPR RI (2020–2024)
Anggota Badan Anggaran DPR RI (2022–2024)
Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat (2022–2024)
Ketua DPD Partai Demokrat Kalimantan Timur (2022–2027)
Anggota Badan Legislasi DPR RI (2023–2024)
Ketua Umum PP IKA SKMA (2023–2028)
Staf Khusus Menteri Transmigrasi (2024–2025)
Bendahara Umum DPP Partai Demokrat (2025–2030)
Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat (2025–2030)
Penghargaan
Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) Award 2023, kategori Legislator Peduli Pembangunan Ekonomi Daerah (2023)
Teropong Parlemen Award (TPA) 2023, kategori Tokoh Peduli Daerah (2023)
Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Award Pejuang Etika Lembaga DPR RI (2022)[7]
Teropong Democracy Award, kategori Best Freedom of Speech (2020)
Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) Award 2021 sebagai Legislator Pendatang Baru Atraktif (2021)
Teropong Parlemen Award (TPA) 2021, kategori Making News Person (2021)
Anugerah DPP KNPI Awards 2021 Kategori Politisi Muda Senayan Harapan Rakyat (2021)