Irawan Satriotomo adalah dokter peneliti di bidang neurosains berkebangsaan Indonesia.
Karier
Dr. Satriotomo mengembangkan pusat riset neurosains bersama Prof. Yohanes Surya di Indonesia dan bekerja sebagai direktur di Indonesia Brain Research Center (IBRC)-Surya University tahun 2012-2015. Ia menyelenggarakan 1st National Conference of Neuroscience, di Jakarta pada bulan September 2013. Namun, karena keterbatasan dana penelitian maka kegiatan IBRC tidak bisa di lanjutkan sehingga pada tahun 2015 IBRC ditutup.
Pada bulan Agustus 2017, Dr. Irawan Satriotomo dan beberapa penggiat neurosains mendirikan Yayasan Indonesia Neuroscience Institute (INI) - Satriotomo Foundation, yang bertujuan untuk meningkatkan pengembangan ilmu neurosains di Indonesia.
Selain giat dibidang riset, Dr. Satriotomo juga mendirikan perusahaan Biotechnology "TissuePro Technology" (www.tissueprotech.com) dan ExoMed Therapeutics yang memproduksi sel punca dań turunannya (derivatif) yang berpusat di Florida, Amerika Serikat.
Ditengah kesibukannya sebagai peneliti, ia masih menyempatkan diri menjadi adjunct profesor dan mengajar di beberapa universitas di Indonesia seperti Universitas Indonesia, Universitas Brawijaya dan Universitas Atmajaya serta beberapa universitas atau institusi di tanah air.
Adjunct Professor di IMERI- FKUI, Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FKUB), serta Program S2 Pendidikan Kedokteran dan Ilmu Biomedik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI).
Founder dan CEO TissuePro Technology (www.tissueprotech.com)