Inpres didirikan di Bandung oleh para mahasiswa Institut Teknologi Bandung yaitu Tulus "Cok Rampal" Setio, Johannes "Sulis" Sulistyo, Harry "Harry Soekar" Sulistiarto, Sarah "Rasmini" David, Bambang "Bang Jo" Supriyadi.[1]
Pada awalnya, Inpres dikontrak oleh Musica Studio's dan direncanakan untuk merekam dua album.[1] Album pertama mereka, Eloi! Lama Sabactani! yang dirilis pada bulan Mei 1980, mengambil tema utama Kusni Kasdut yang diangkat sebagai sosok antipahlawan.[2] Hal itu beserta nama grup musik yang diambil dari akronim "Instruksi Presiden" yang dianggap sensitif pada masa Orde Baru membuat Musica Studio's menarik peredaran album tersebut tiga bulan setelah diluncurkan,[1] meskipun pemain gitar bas Johannes Sulistyo menyebut bahwa kata "Inpres" merujuk pada keadaan kelas bawah dan tidak memuat arti politis.[1]