Pada 17 Juli 2014, ESI Media, penerbit The Independent, mengumumkan peluncuran situs web berita i100.co.uk, sebagai pendamping daring untuk surat kabar i mereka[4], dengan menggambarkannya sebagai "bukan hanya situs web surat kabar lainnya". Pengguna situs web tersebut dapat mendaftar menggunakan salah satu dari beberapa akun media sosial untuk meninggalkan komentar dan memberikan suara positif pada artikel. Pengguna dapat menerima hadiah karena memberikan suara positif atau membagikan sejumlah artikel tertentu. Situs tersebut menerbitkan ulang materi dari The Independent (dan sebelumnya surat kabar i) serta menulis ulang materi tersebut dalam format yang "ramah digital".[2] Tim editorial situs tersebut terdiri atas wartawan dan kontributor dari The Independent, dan dipimpin oleh direktur pelaksana Christian Broughton.[3] Konten situs web tersebut ditujukan kepada generasi milenial,[5] dan berupaya merekrut editor yang sesuai dengan pembaca Generasi Z.[6]
Pada Februari 2016, Evgeny Lebedev mengumumkan bahwa The Independent akan beralih ke model khusus digital[7] dan surat kabar i akan dijual kepada Johnston Press.[7]The Independent akan tetap mempertahankan situs web i100, yang kemudian berganti nama menjadi indy100.[7] Johnston Press juga mengumumkan bahwa surat kabar i akan membuat situs web beritanya sendiri, inews.co.uk.[7]
Pada tahun 2024, The Independent memperkirakan indy100 memiliki 1,3 juta pembaca bulanan.[8]
Penerimaan
Pada tahun 2014, The Guardian menggambarkan situs web tersebut sebagai "inkarnasi digital dari i, publikasi saudara milik The Independent".[3]Marketing Week membandingkan situs web tersebut dengan BuzzFeed.[9] Pada tahun 2016, Evgeny Lebedev mengatakan bahwa situs web tersebut "sangat sukses".[7]InPublishing menggambarkan situs web tersebut sebagai "sumber berita berkualitas yang sangat sukses untuk generasi milenial".[10] Pada tahun 2017, Amol Rajan, editor media BBC News dan mantan editor The Independent, menggambarkan situs web tersebut sebagai "situs sempalan paling sukses dari jenisnya", seraya menambahkan bahwa situs itu menciptakan "konten ramah seluler, sangat sosial, dan kaya video yang sangat disukai audiens muda."[1]