Indonesian Movie Awards tahun ini memberikan dua penghargaan khusus yakni penghargaan seumur hidup (lifetime achievement awards) kepada sosok yang dianggap berdedikasi bagi dunia perfilman Indonesia. Penghargaan ini diberikan kepada Mieke Wijaya karena dedikasinya dan totalitasnya dalam perfilman Indonesia. Sementara penghargaan khusus, special awards diberikan kepada Alex Komang juga karena dedikasinya dalam dunia perfilman Indonesia.[2][3]
Kontroversi
Perhelatan Indonesian Movie Awards 2015 diwarnai kontroversi saat lagu '"Indonesia Milik Kita Bersama" oleh Angel Pieters dalam kategori Soundtrack Film Teravorit secara tiba-tiba memenangkan kategori penghargaan tersebut,[1] padahal lagu tersebut tidak masuk dalam lima nominasi kategori Soundtrack Terfavorit.[4] Hal tersebut diketahui pertama kali oleh dua pesohor, Pongki Barata dan Glenn Fredly, yang membeberkan beberapa bukti yang menyimpulkan bahwa tidak ada nominasi lagu Angel Pieters dalam nominasi tersebut,[5] ditambah daftar nominasi yang terburu-buru diganti sebelum penganugerahan.[6][7] Sementara itu, Angel menghapus foto dirinya bersama piala emas yang diunggah ke akun Instagram miliknya karena kontroversi ini.[8] Salah satu juri IMA 2015, Aditya Gumay, mengklarifikasi bahwa dewan juri hanya memegang dan menilai bidang pemeranan, aktor dan aktris utama, pendukung, pendatang baru dan anak. Mereka tidak memiliki kuasa dalam memilih Soundtrack Film Terfavorit.[9] Dalam konferensi pers, Angel mengakui bahwa ia sudah masuk nominasi sejak bulan April 2015 lalu, namun sorotan media sosial atas kemenangannya membuat Angel kaget dan sedih.[10] Pada 23 Mei 2015, Grup MNC merilis hasil perolehan SMS untuk masing-masing nomine. Dari hasil tersebut, Angel unggul telak dibanding para nomine lain.[11]