Lalu Yesus berkata kepadanya: "Ingatlah, jangan engkau memberitahukan hal ini kepada siapapun, tetapi pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam dan persembahkanlah persembahan yang diperintahkan Musa, sebagai bukti bagi mereka." [3]
"Ingatlah, janganlah engkau memberitahukan apa-apa tentang hal ini kepada siapapun, tetapi pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam dan persembahkanlah untuk pentahiranmu persembahan, yang diperintahkan oleh Musa, sebagai bukti bagi mereka." [4]
Yesus melarang orang itu memberitahukannya kepada siapapun juga dan berkata: "Pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam dan persembahkanlah untuk pentahiranmu persembahan seperti yang diperintahkan Musa, sebagai bukti bagi mereka." [5]
Salah satu kisah terkenal adalah YesusKristus menyembuhkan 10 orang kusta dari jauh hanya dengan “memandang mereka dan berkata: "Pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam-imam." Dan sementara mereka di tengah jalan mereka menjadi tahir.” seperti yang 'dicatat dalam Injil Lukas 17:14.[6]
Ayat 5
[Tuhan berfirman kepada Musa: ] “Imam harus memerintahkan supaya burung yang seekor disembelih di atas belanga tanah berisi air mengalir.”[7]
Air mengalir secara harafiah adalah “air hidup” (bahasa Ibrani:עַל־מַיִם חַיִּיםcode: he is deprecated ; “al-mayim chaYiym”[8]). Air ini dari sumber air atau aliran air, bukan dari air yang disimpan dalam bejana atau tergenang di kolam. Air yang tidak mengalir melambangkan kematian, sedangkan air yang mengalir melambangkan kehidupan.[9]
Ayat 52
Dengan demikian ia harus menyucikan rumah itu dengan darah burung, air mengalir, burung yang hidup, kayu aras, hisop, dan kain kirmizi.[10]
↑W.S. LaSor, D.A. Hubbard & F.W. Bush. Pengantar Perjanjian Lama 1. Diterjemahkan oleh Werner Tan dkk. Jakarta:BPK Gunung Mulia. 2008. ISBN 979-415-815-1, 9789794158159
↑J. Blommendaal. Pengantar kepada perjanjian lama. Jakarta:BPK Gunung Mulia, 1983. ISBN 979-415-385-0, 9789794153857