Ikosana tidak banyak digunakan dalam industri petrokimia, karena titik nyalanya yang tinggi menjadikannya bahan bakar yang tidak efisien. n-Ikosana (isomer struktural rantai lurus dari ikosana) merupakan senyawa terpendek yang ditemukan pada lilin parafin yang digunakan untuk membentuk lilin.
Ukuran, keadaan, atau ketidakaktifan kimia dari ikosana tidak mengecualikannya dari ciri-ciri yang dimiliki oleh alkana yang lebih kecil. Ia adalah molekul nonpolar yang tidak berwarna, hampir tidak reaktif kecuali jika terbakar. Ia kurang padat dibandingkan, dan tidak larut dalam, air. Karena sifat nonpolarnya, ia hanya dapat melakukan ikatan antarmolekul yang lemah (hidrofobik/gaya van der Waals).
Transisi fase ikosana pada suhu sedang menjadikannya kandidat bahan pengubah fase, atau PCM, yang dapat digunakan untuk menyimpan energi panas dan mengontrol suhu.