Iki(粋/いき, kira-kira "keren, bergaya") adalah cita-cita estetika Jepang yang menampilkan selera dan/atau kekayaan secara halus, dengan penekanan pada upaya yang dilakukan untuk tampil bergaya pada pandangan pertama. Hal ini diperkirakan berasal dari kalangan pedagangEdo (sekarang Tokyo) pada zaman Edo di Jepang, yang menumbangkan kelas melalui ekspresi kekayaan materi yang membentuk bahasa estetika yang secara khusus ditujukan kepada rekan sejawat.[1]