Pada tahun 2008, Meksiko membuka konsulat jenderal di Dubai untuk mempromosikan kerja sama perdagangan dan budaya antara kedua negara. Pada tahun 2010, UEA membuka kedutaan besar di Kota Meksiko dan sebagai balasannya, Meksiko membuka kedutaan besar di Abu Dhabi pada tahun 2012 dan menutup konsulatnya di Dubai.[3]
Sejak pembentukan misi diplomatik tetap, kedua negara telah meningkatkan kerja sama internasional, acara budaya, perdagangan, dan kunjungan tingkat tinggi. Menteri luar negeri kedua negara telah berulang kali saling mengunjungi dan menandatangani beberapa perjanjian bilateral, termasuk peningkatan kerja sama di sektor energi.[4]
Pada bulan April 2014, Wakil Presiden dan Perdana Menteri Emirat Mohammed bin Rashid Al Maktoum melakukan kunjungan resmi ke Meksiko. Kunjungan ini merupakan kunjungan pertama Perdana Menteri Emirat yang berkuasa.[5] Pada bulan Januari 2016, Presiden Meksiko Enrique Peña Nieto melakukan kunjungan resmi ke UEA.[6] Selama kunjungan Presiden Peña Nieto, kedua negara menandatangani 13 perjanjian dan memorandum.[6]
Pada bulan Maret 2022, Menteri Luar Negeri Meksiko Marcelo Ebrard berkunjung ke Abu Dhabi di mana ia mengadakan diskusi bilateral, budaya, dan perdagangan serta mempromosikan peluang investasi di Meksiko. Ebrard kemudian akan melakukan perjalanan ke Dubai dan menghadiri KTT Pemerintahan Dunia.[7] Pada tahun 2024, Wakil Menteri Luar Negeri Meksiko María Teresa Mercado Pérez melakukan perjalanan ke Abu Dhabi dan bertemu dengan Menteri Negara, Ahmed Ali Al Sayegh dan membahas kerja sama bilateral di sektor-sektor strategis seperti energi, pertanian, inovasi sains dan teknologi, perubahan iklim, pendidikan, dan budaya. Wakil Menteri Luar Negeri Mercado Pérez juga berpartisipasi dalam peresmian pameran lima karya arkeologi Meksiko di Louvre Abu Dhabi.[8]
Kunjungan tingkat tinggi
Kunjungan tingkat tinggi dari Meksiko ke Uni Emirat Arab[1][3][7][8]
Kedua negara telah menandatangani beberapa perjanjian bilateral seperti Perjanjian tentang Layanan Udara (2012); Perjanjian untuk Menghindari Pajak Berganda dan Mencegah Penghindaran Pajak dalam Masalah Pajak Penghasilan dan Protokolnya (2012); Nota Kesepahaman untuk Pembentukan Konsultasi Politik tentang Isu-isu Kepentingan Bersama (2012); Nota Kesepahaman tentang Pembebasan Visa Bersama bagi Pemegang Paspor Diplomatik, Dinas, dan Pribadi (2012); Perjanjian tentang Promosi dan Perlindungan Investasi (2016); Perjanjian tentang Kerja Sama Pariwisata (2016); Nota Kesepahaman Kerja Sama dalam Energi Bersih (2016); Nota Kesepahaman Kerja Sama di Sektor Energi (2016); Nota Kesepahaman Kerja Sama Kebudayaan (2016); Nota Kesepahaman dalam Kerja Sama Pendidikan dan Ilmiah (2016); Nota Kesepahaman Kerja Sama antara Pemex dan Perusahaan Minyak Nasional Abu Dhabi (2016); Nota Kesepahaman antara Bank Perdagangan Luar Negeri Meksiko (Bancomext) dan Dewan Ekonomi Dubai (2016); Nota Kesepahaman untuk Kerja Sama dan Kemitraan Komprehensif (2023); dan Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama di Bidang Produk Pertanian, Akuakultur, dan Perikanan serta Ketahanan Pangan (2023).[1][9]
Hubungan perdagangan
Pada tahun 2023, perdagangan dua arah antara kedua negara berjumlah US$1,2 miliar.[10]Ekspor utama Meksiko ke UEA meliputi: mobil dan kendaraan bermotor lainnya, tabung dan pipa dari besi atau baja, aluminium, telepon dan ponsel, mesin, peralatan rumah tangga, buah-buahan dan kacang-kacangan, produk berbasis susu, alkohol, plastik, produk berbasis kimia, dan mineral. Ekspor utama UEA ke Meksiko meliputi: aluminium yang tidak ditempa, besi dan baja, mesin dan suku cadangnya, produk berbasis kimia, minyak bumi, suku cadang dan aksesori untuk kendaraan bermotor, barang perhiasan, dan makanan laut.[10] Perusahaan multinasional Meksiko Cemex dan KidZania beroperasi di UEA.[10]