Hubungan Kuwait dengan Siprus adalah hubungan bilateral antara Kuwait dan Siprus. Siprus memiliki kedutaan besar di Kota Kuwait,[1] dan Kuwait memiliki kedutaan besar di Nikosia.[2] Siprus adalah salah satu negara pertama yang mengakui kemerdekaan Kuwait pada tahun 1961, dan terdapat ekspatriat dari kedua belah pihak yang tinggal dan bekerja di kedua negara.[3] Kedua negara menjalin hubungan diplomatik pada 3 Mei 2005.[4]
Pembukaan kedutaan Kuwait di Siprus
Dengan dibukanya kedutaan besar Kuwait di Nikosia, Siprus, pada tahun 2011 Presiden Demetris Christofias meyakinkan duta besar Kuwait bahwa hubungan antara kedua negara akan semakin ditingkatkan dan bahwa Siprus tidak pernah melupakan kontribusi yang diberikan Kuwait terhadap stabilitas ekonomi Siprus selama masa krisis dalam sejarahnya.[5]
Hubungan perdagangan
Pada tahun 2023, Siprus mengekspor $27 juta ke Kuwait. Produk utama yang diekspor Siprus ke Kuwait adalah keju ($15 juta), Obat-obatan kemasan ($2,64 juta), dan sabun ($2,41 juta). Adapun Kuwait mengekspor $2,37 juta ke Siprus, dengan produk utama yang diekspor diantaranya polimer etilen ($2,05 juta), serat kaca ($91,1 ribu), dan obat-obatan kemasan ($37,6 ribu).[6]