Pada tahun 1890-an, tidak ada perdagangan antara Australia dan Denmark, sehingga pada tahun 1920-an, orang Denmark di Australia membentuk Kamar Dagang Denmark-Australia untuk mengimpor produk dari Denmark seperti cerutu Tuborg, Junket, dan Hirschsprung.[3] Pada tanggal 1 Mei 1952, perjanjian tentang visa ditandatangani di Canberra.[4]
Pada tahun 1980-an, setelah kunjungan Uffe Ellemann-Jensen ke Australia, hubungan antara Australia dan Denmark digambarkan sebagai hangat dan bersahabat.[5]
Pada tahun 2010, kedua negara membuat kesepakatan untuk mengirimkan 6.100 ton limbah heksaklorobenzena dari Australia ke Denmark.[6]Greenpeace melakukan protes di luar kementerian lingkungan Australia untuk menunjukkan penolakan mereka terhadap pengiriman heksaklorobenzena dari Australia.[7][8] Pada tanggal 23 Desember 2010, Menteri Lingkungan Denmark Karen Ellemann membatalkan kesepakatan tersebut karena tekanan.[9]
Pada tahun 2019, duta besar Denmark untuk Australia adalah Tom Nørring.[10]
Kerja sama perdagangan
Nilai ekspor barang dagangan Australia ke Denmark setiap bulan (dalam jutaan dolar Australia) sejak tahun 1988.Nilai ekspor barang dagangan Denmark ke Australia setiap bulan (dalam jutaan dolar Australia) sejak tahun 1988.
Pada tahun 2008, perdagangan antara Australia dan Denmark mencapai $1,19 miliar.[11] Pada tahun 2009, ekspor Denmark ke Australia mencapai 4,8 miliar DKK dan ekspor Australia mencapai 697 juta DKK. Pada tahun 2008, investasi Denmark di Australia adalah 6,6 miliar DKK.[12]
Migrasi
8.000 warga Denmark bermigrasi ke Australia setelah Perang Dunia II. Lebih dari 50.000 warga Australia mengaku memiliki keturunan Denmark.[13]
Kunjungan kalangan atas
Pada tanggal 1 Februari 1987, Ratu Denmark Margrethe II mengunjungi Australia.[14] Pada bulan Desember 2009, selama Konferensi Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa 2009, Perdana Menteri AustraliaKevin Rudd mengunjungi Denmark.[15] Pada tanggal 17 Agustus 2010, Putri Mahkota Mary mengunjungi Tasmania, negara bagian asalnya di Australia. Ratu Mary, meskipun merupakan warga negara Denmark karena pernikahannya dengan Raja Frederik X, lahir dan dibesarkan di negara bagian Tasmania, Australia. Hubungan kerajaan antara kedua negara inilah yang paling berpengaruh terhadap kepentingan warga negara masing-masing dalam hubungan bilateral mereka, khususnya dalam pemberitaan media Australia tentang hubungan Denmark-Australia dan keluarga kerajaan Denmark. Berita tentang urusan kerajaan Denmark sering muncul di Australia.[16]
Perjanjian
Sejumlah perjanjian bilateral Australia–Denmark telah disepakati antara kedua negara, yang mencakup ekstradisi, perdagangan, perpajakan, jaminan sosial, pertahanan, dan hal-hal lainnya.
↑"Landefakta Australien". Ministry of Foreign Affairs of Denmark (dalam bahasa Dansk). WayBack Machine. Diarsipkan dari asli tanggal January 4, 2009. Diakses tanggal 22 December 2011.