Kedutaan Besar Kekaisaran Austro-Hungaria di Buenos Aires, 1914.
Pada tahun 1864, Argentina dan Kekaisaran Austro-Hungaria menjalin hubungan diplomatik.[1] Pada awal abad ke-20, beberapa migran dari Austria telah berimigrasi ke Argentina.[2] Pada tahun 1921, Argentina menyumbangkan 5 juta peso Argentina kepada Austria yang hancur setelah muncul sebagai negara merdeka pasca Perang Dunia I. Sebagai ungkapan terima kasih, Austria menamai sebuah jalan di Wina (Argentinierstraße).[1] Mayoritas migran Austria yang tiba di Argentina tiba dalam dua gelombang migrasi besar selama Perang Dunia I dan II.[2]
Pada tahun 2018, konsultasi politik diadakan antara pejabat-pejabat terkemuka dari kedua negara. Pada tahun 2019, terdapat komunitas sekitar 30.000 warga Austria yang tinggal di Argentina.[5]
Kedua negara telah menandatangani beberapa perjanjian seperti Perjanjian tentang kompensasi kecelakaan kerja bagi warga Austria yang bekerja di Argentina (1926); Perjanjian tentang kerja sama film (1958); Perjanjian tentang pelaksanaan wajib militer bagi warga negara ganda (1979); Perjanjian tentang kerja sama ekonomi dan industri (1979); Perjanjian tentang kerja sama ilmiah dan budaya (1980); Perjanjian tentang Promosi dan Perlindungan Investasi (1992); Perjanjian Layanan Udara (2008) dan Perjanjian untuk penghapusan pajak ganda di bidang pajak penghasilan dan properti dan untuk pencegahan pengurangan dan penghindaran pajak (2019).[6]
Kerja sama perdagangan
Pada tahun 2017, perdagangan antara kedua negara mencapai US$304 juta.[5]Ekspor utama Argentina ke Austria meliputi: suku cadang dan perlengkapan untuk industri otomotif, daging sapi, buah-buahan dan minyak kedelai serta turunannya. Ekspor utama Austria ke Argentina meliputi: mesin dan peralatan, produk farmasi, instrumen medis dan pengukuran, produk ortopedi dan produk besi dan baja.[5]
12"Cultura Argentina: AustrÃaca"(PDF). culturaargentina.org.ar (dalam bahasa Spanyol). Diarsipkan dari asli(PDF) tanggal 2 Oktober 2022. Diakses tanggal 23 Maret 2020.