* Penampilan dan gol di klub senior hanya dihitung dari liga domestik dan akurat per 26 Agustus 2024 ‡ Penampilan dan gol di tim nasional akurat per 20 Agustus 2024
Hokky Caraka Bintang Brilliant (lahir 21 Agustus 2004) atau lebih dikenal sebagai Erling Caraka adalah pemain sepak bola profesional Indonesia yang berposisi sebagai penyerang.[4] Ia mengawali karier profesional bersama PSS Sleman di Liga 1 sebelum pada 2025 bergabung dengan Persita Tangerang.[5][6]
Ia lahir di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta pada 21 Agustus 2004. Sejak kecil ia menekuni sepak bola di Sekolah Sepak Bola (SSB) Handayani. Pada 2018 ia bergabung dengan Persosi Piyungan, kemudian melanjutkan pembinaan di tim muda PSS Sleman.[butuh rujukan]
Pada 2020, ia mengikuti program Garuda Select musim ketiga di Inggris di bawah asuhan Dennis Wise. Ia awalnya dimainkan sebagai bek, kemudian dipindahkan ke posisi penyerang dan tampil produktif mencetak gol. Pengalaman tersebut membuatnya masuk ke skuad muda PSS Sleman, kemudian promosi ke tim senior dan Tim Nasional Indonesia kelompok umur.[butuh rujukan]
Karier klub
PSS Sleman
Ia direkrut PSS Sleman untuk bermain di Liga 1 pada musim 2021–22. Ia menjalani debut profesionalnya pada 25 September 2021 dalam pertandingan melawan Madura United pada pekan ke-4 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.[8] Ia mencatatkan 3 kali penampilan di Liga 1.
Dia menjadi pemain utama PSS Sleman di musim 2023–24.[10] Ia mencetak gol pertamanya untuk Super Elja pada 8 Agustus 2023, mencetak gol kedua dalam kemenangan 3–2 atas Persikabo 1973.[11] Pada 24 September, ia kembali mencetak gol, kali ini dalam hasil imbang 1–1 melawan Madura United.[12] Ia kembali mencetak gol saat melawan Barito Putera pada 26 November.[13]
Ia dipanggil oleh Indra Sjafri untuk mengikuti pemusatan latihan bersama tim nasional Indonesia U-22 dan mengikuti laga uji coba untuk persiapan SEA Games 2023 melawan Lebanon pada 14 dan 16 April 2023.[17] Ia debut untuk tim nasional Indonesia U-22 di pertandingan leg kedua melawan Lebanon yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 16 April. Ia bermain sebagai starter dan berhasil memberikan assist dalam kemenangan 1–0.[18] Setelah laga uji coba itu, ia dicoret dari tim dan digantikan Ramadhan Sananta.[17][19]
Pada 9 September 2023, ia mencetak satu gol dalam kemenangan 9–0 atas Tionghoa Taipei.[22] Pada 12 September, ia juga ikut bermain saat Indonesia berhasil mengalahkan Turkmenistan 2–0.[23] Kemenangan ini memastikan Indonesia lolos ke putaran final Piala Asia AFC U-23 2024 di Qatar.[23][24]
Tim nasional senior
Ia dipanggil ke skuad tim nasional senior untuk mengahadapi Brunei Darussalam di babak pertama Kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026.[25] Ia memulai sebagai sebagai starter dalam kemenangan 6–0 di leg pertama yang dilaksanakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno.[26] Di pertandingan leg kedua, ia mencetak dua gol dan membuat satu assist yang membantu Indonesia menang 6–0 dan lolos ke babak berikutnya.[27]
Ia dipanggil oleh tim nasional senior untuk menjalani pemusatan latihan di Turki.[28] Pemusatan latihan ini rencananya akan dimulai dari tanggal 20 Desember 2023 hingga 6 Januari 2024 untuk persiapan Piala Asia yang akan digelar pada 12 Januari sampai dengan 10 Februari 2024.
Dia masuk ke dalam 26 pemain yang dibawa untuk mengikuti Piala Asia AFC 2023.[29] Dia hanya bermain satu kali dalam turnamen itu, saat Indonesia berhasil mengalahkan Vietnam 1–0 di babak fase grup.[30][31]
Tim nasional
Per pertandingan yang dimainkan pada 21 Desember 2024.
Penampilan dan gol berdasarkan tim nasional dan tahun
Pada Maret 2023, ia menjadi salah satu pemain Timnas U-20 yang mengekspresikan kekecewaan atas batalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. Melalui media sosial, ia menyayangkan keputusan tersebut karena dinilai menghancurkan mimpi para pemain muda untuk tampil di turnamen dunia.[butuh rujukan]
Ungkapannya juga sempat ditujukan kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, salah satu kepala daerah yang menolak kehadiran timnas Israel. Dalam komentar di akun Instagram Ganjar, ia menyampaikan rasa kecewanya karena kesempatan bermain di ajang internasional hilang akibat pembatalan tersebut.[butuh rujukan]
Beberapa hari kemudian, ia bertemu dengan Ganjar dan menyatakan bahwa persoalan telah selesai. Keduanya tampak bersalaman dan menyampaikan bahwa hubungan mereka baik-baik saja.[butuh rujukan]
Somasi terhadap akun media sosial
Pada Juli 2025, ia bersama Jessica Rosmaureena melayangkan somasi terbuka kepada lima akun Instagram yang dianggap melakukan pelecehan seksual melalui kolom komentar maupun pesan langsung. Somasi itu dilayangkan karena komentar bernuansa pelecehan seksual yang ditujukan kepada Jessica melalui kolom komentar maupun pesan langsung.[33]
Dalam surat somasi yang diunggah melalui akun Instagram resmi Hokky Caraka, disebutkan bahwa lima akun yang dituju adalah @fhdiarya, @antoniusadji, @jokojoko1988, @xwidiyanto, dan @royprayoga_20.[34] Hokky dan Jessica memberikan tenggat waktu 1x24 jam agar akun-akun tersebut menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Apabila tidak dipenuhi, keduanya membuka kemungkinan membawa perkara tersebut ke jalur hukum.[35]