Heterogram (dari kata majemuk Yunani Kuno: "berbeda" + "tertulis") adalah istilah yang banyak digunakan dalam filologiAkkadia dan Pahlavi yang masing-masing mengandung kata serapan dari bahasa Sumeria dan Aram. [1][2] Istilah ini merujuk pada jenis logogram atau ideogram khusus yang diserap dari bahasa lain (yang mungkin berupa ideografis atau fonetik) untuk mewakili bunyi atau makna dalam bahasa matriks (salah satu sumber bahasa alih kode yang menonjol). Kini secara umum diterima bahwa logogram atau ideogram tersebut tidak mewakili kata serapan yang sebenarnya dari bahasa sumber, melainkan mewakili laras ortografi arkaisme yang terpisah.[1]
Sebagai contoh dalam bahasa Indonesia, singkatan tertulis NB yang terkadang justru dibaca sebagai "catatan tambahan". Jika dibaca seperti asal muasal, singkatan untuk frasa Latin nota bene digunakan secara logografis untuk menunjukkan frasa bahasa Indonesia yang merupakan terjemahan kasar. Demikian pula, ampersan ⟨&⟩, yang awalnya merupakan ligatur untuk kata Latin et, dalam banyak bahasa yang memakai alfabet Latin secara logografis mewakili kata "dan" terlepas dari pengucapannya dalam bahasa yang digunakan. Ini dapat dibandingkan dengan cara lama menyingkat et cetera, yaitu&c., di mana ⟨&⟩ digunakan untuk mewakili et sebagai kata serapan mentah, bukan heterogram.
↑Kudrinski M. and I. Yakubovich. 2016. Sumerograms and Akkadograms in Hittite: Ideograms, Logograms, Allograms, or
Heterograms? Altorientalische Forschungen 43(1-2): 53-66.