Morris lahir dan dibesarkan di Texas pada tahun 1920-an dan 1930-an. Ia lulus dari Rice University dengan gelar sarjana dalam bidang teknik sipil pada tahun 1939, lalu bekerja sebagai insinyur hidraulis pada "International Boundary and Water Commission" (1939-1942). Menikah dengan Mary Louise pada tanggal 24 Januari 1940, dan kemudian dikaruniai enam orang anak. Mengajar di Rice University bagian teknik sipil (1942-1946) di mana Ia menulis sebuah buku pendek That You Might Believe ("Supaya mereka boleh percaya"; 1946). Dari 1946-1951, kuliah di University of Minnesota, untuk meraih gelar master dalam bidang hidraulis (1948) serta Ph.D. dalam teknik hidraulis (1950). Pada tahun 1951 ia menjabat sebagai profesor dan dekan teknik sipil di University of Louisiana at Lafayette, lalu bertugas sebagai profesor sains terapan di Southern Illinois University (1956-1957).
Morris pindah ke Virginia Polytechnic Institute and State University (Virginia Tech) untuk menjadi Profesor teknik sipil dalam bidang hidraulis, sekaligus dekan departemen teknik sipil. Di sana Morris bersama J.M. Wiggert menulis buku teks lanjutan mengenai teknik hidraulis yang digunakan pada sejumlah universitas di seluruh dunia, dan di bawah kepemimpinannya selama satu dekade, departemen itu berkembang menjadi salah satu yang terbesar di Amerika Serikat.[2] Meskipun pandangan agama dan tulisan-tulisannya dianggap kontroversial, selama di universitas ia tidak menyampaikannya kecuali ditanya, dan para sejawatnya menghormati kepemimpinannya yang baik, serta pandangan agamanya karena tidak memengaruhi urusan administrasinya.[3]
In 1963, ketika masih di Virginia Tech, Morris bersama sembilan orang lain mendirikan Creation Research Society. Pada tahun 1970 Morris meninggalkan jabatan pengajar di Virginia Tech untuk memusatkan diri pada bidang kreasionisme. Pada tahun yang sama dia mendirikan bersama-sama San Diego Christian College yang awalnya bernama "Christian Heritage College" di Santee, California, yang dilanjutkan dengan pembentukan Institute for Creation Research (ICR) pada tahun 1972. Salah satu putranya, John D. Morris, mengambil alih kepemimpinan ICR ketika dia pensiun. Pada tanggal 1 Februari 2006, Morris mengalami strok ringan dan dirawat di rumah sakit. Kemudian dia dirawat di sebuah pusat rehabilitasi dekan rumah putranya (dan ICR) di Santee, California, sampai meninggal di sana pada tanggal 25 Februari 2006.[4]
Prestasi
Henry M. Morris mengambil ide-ide yang berkembang di kalangan kaum fundamentalis dan mengubahnya menjadi suatu sistem yang ilmiah, konsisten dan Alkitabiah; dan cukup kuat untuk menangkal kritikan-kritikan selama lebih dari 50 tahun. Ia menciptakan sekolah pemikiran yang menarik kekuatan dari semangat agamawi dan penafsiran harfiah Kitab Kejadian. Sistem yang dinamakan Morris "Kreasionisme Ilmiah" (Scientific Creationism) bertahan kukuh di hadapan penemuan-penemuan ilmiah mengenai sejarah bumi dan alam semesta. Kumpulan ide ini telah menyebar melalui buku-buku dan mulut ke mulut di antara para pengkhotbah dan guru-guru tepercaya ke dalam sekolah-sekolah, pendidikan rumah dan gereja-gereja di seluruh Amerika, sehingga sekarang dan selama 30 tahun terakhir, sekitar 46% orang Amerika meyakininya.[5]
Upaya dan prestasi Morris di kalangan penganut Kreasionisme Bumi muda tidak tertandingi dan sukar dilebih-lebihkan. Di antara para pelajar dan pengkhotbah Alkitab muda, Henry Morris masih menjadi sumber utama argumen mereka melawan teori evolusi dan sejenisnya, termasuk Big Bang dan embriologi.[6]
Pada tahun 1961, Morris dan John C. Whitcomb menulis The Genesis Flood ("Air bah dalam Kitab Kejadian"), yang mendukung Kreasionisme dan geologi air bah. Di dalamnya ia mengutip pengaruh George McCready Price, seorang guru anggota Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh dan pembela kreasionisme pada permulaan abad ke-20. Buku ini terjual lebih dari 200.000 jilid di seluruh dunia.[7] Meskipun kebanyakan karya tulisnya berkaitan dengan sains penciptaan dan evolusi, dia juga menulis Many Infallible Proofs ("Banyak bukti yang tidak dapat disalahkan"), dan The Bible Has The Answer ("Alkitab mempunyai jawaban"), yang merupakan karya apologetikKristen umum.
Ia menerbitkan buletin gratis, Acts and Facts ("Aksi dan fakta"), dengan berbagai artikel dari banyak penulis setiap bulan menyampaikan bukti-bukti ilmiah pendukung Kreasionisme bumi muda.
Ia menerbitkan Days of Praise ("Hari-hari Pujian"), sebuah buku kecil setiap bulan selama beberapa dekade, dengan komentari perenungan Alkitab setiap hari, yang menjadi contoh fokus rohaninya.
Mensponsori debat-debat dengan ilmuwan ateis di seluruh Amerika Serikat, dan biasanya memenangkan debat-debat tersebut di mata mayoritas penonton.[8]
Membuat seminar-seminar dan konferensi akhir pekan mengenai penciptaan, menggunakan tradisi konferensi keluarga dan fasilitas gereja-gereja.
Di antara enam orang anaknya, Henry Morris III dan John D. Morris, meneruskan pelayanan mendukung kreasionisme bumi muda.
Pada tahun 1995 Morris menyelesaikan The Defenders Study Bible ("Alkitab Pelajaran Pembelaan") yang memasukkan catatan ilmiah dan teologinya untuk menyertai Alkitab Versi Raja James. Sesaat sebelum meninggal pada tahun 2006 ia menyelesaikan pengembangan signifikan dari karya itu dengan judul The New Defender's Study Bible ("Alkitab Pelajaran Pembelaan Baru").[9] Pada bulan Mei 2012 buku "New Defenders Study Bible" diperbarui dan diterbitkan sebagai Henry Morris Study Bible.[10]
Karya
That You Might Believe, self-published, 1946
The Bible & Modern Science, Moody Press, Chicago, 1951
↑"46% Hold Creationist View of Human Origins", Gallup poll (accessed June 11, 2013)
↑Rep. Paul Broun says evolution, embryology and the Big Bang are "lies straight from the pit of hell" (accessed June 11, 2013)
↑Numbers, R. (2006). The Creationists: From Scientific Creationism to Intelligent Design, Expanded Edition. Harvard University Press. ISBN 0-674-02339-0.