Karier
Konduktor
Dudamel memenangkan sejumlah kompetisi, di antaranya adalah Kompetisi Konduktor Gustav Mahler di Jerman pada tahun 2004.[1] Reputasinya mulai menyebar, menarik perhatian berbagai konduktor lain seperti Simon Rattle dan Claudio Abbado yang menerima undangan untuk menjadi konduktor Orkestra Simón Bolívar di Veneite.[2] Pada April 2006, Dudamel ditunjuk sebagai konduktor kepala Simfoni Gothenburg pada musim 2007/2008.[3]
Dudamel membuat debutnya di La Scala, Milan, dengan menampilkan Don Giovanni pada November 2006. Pada 10 September 2007, ia menjadi konduktor Filharmoni Wina untuk pertama kali di Festival Lucerne. Pada 16 April 2007, ia menjadi konduktor Orkestra Simfoni Radio Stuttgart di Gedung Auditorium Paul VI Vatikan dalam konser perayaan ulang tahun Paus Benediktus XVI ke-80, bersama Hilary Hahn sebagai pemain biola solo, dengan Paus dan banyak tokoh pemuka Gereja lainnya berada di antara penonton.[4]
Pada 2011, ia menjadi tokoh utama dalam film dokumenter Dudamel, Let the Children Play yang disutradarai oleh pembuat film berkebangsaan Venezuela Alberto Arvelo.[5]
Pada 2013, Dudamel menjadi konduktor Orkestra Simfoni Simón Bolívar saat upacara pemakaman Presiden Venezuela Hugo Chávez. Dudamel terus mempertahankan posisinya dengan Orkestra Muda Nasional Simón Bolívar.[6]
Pada April 2014, Dudamel kembali menjadi konduktor di Orkestra Simfoni Gothenburg, sebagai konduktor kehormatan, untuk konser di kota orkestra tersebut berada dan pada tur di Prancis, Swiss, dan Italia.[7]
Pada 2015, Dudamel menjadi konduktor pada musik judul pembuka dan penutup, di bawah perintah komponis film ternama John Williams, untuk musik tema resmi dari film Star Wars: The Force Awakens. Pada Super Bowl 2016, Dudamel dan Orkestra Muda Los Angeles (YOLA) mengiringi Coldplay dan bernyanyi bersama dengan Chris Martin, Beyoncé, dan Bruno Mars.
Pada 1 Januari 2017, Dudamel menjadi konduktor Filharmoni Wina dalam tradisi Konser Hari Tahun Baru; di usianya hanya 35 tahun, ia merupakan konduktor tamu termuda dalam sejarah yang memimpin acara ini. Pada Desember 2018, ia membuat debut pada Opera Metropolitan di Kota New York, menjadi kondektur pada penampilan Otello karya Verdi.[8]
Dudamel menjadi artis residensi tahun 2018–2019 di Universitas Princeton dalam konser perayaan ulang tahun ke-125 universitas tersebut.[9][10] Posisi ini meliputi kegiatan diskusi panel antardisiplin dan antarbudaya, konser musik kamar yang menampilkan musisi dari orkestra yang berkaitan dengannya (Met, LA, & Berlin),[11] dan pada April 2019, Dudamel menjadi konduktor Orkestra Universitas Princeton dan Paduan Suara Universitas Princeton sebagai puncak dari residensinya selama setahun penuh.[12]
Pada musim panas 2019, Dudamel menjadi kondukor orkestra saat sesi rekaman film adaptasi karya Steven Spielberg dari West Side Story, ditetapkan untuk dirilis pada 10 Desember 2021.[13]
Dudamel pertama kali menjadi konduktor tamu di Opéra national de Paris pada tahun 2017. Pada April 2021, Opéra National de Paris mengumumkan penunjukan Dudamel sebagai pengarah musik berikutnya, berlaku efektif pada 1 Agustus 2021, dengan kontrak awal selama 6 musim.[14][15]
Pengarah musik, Filharmoni Los Angeles
Dudamel membuat debut menjadi konduktor di AS bersama Filharmoni Los Angeles (LAP) di Hollywood Bowl pada 13 September 2005 dengan program terdiri dari "La Noche de los Mayas" oleh Silvestre Revueltas dan Simfoni No. 5 Tchaikovsky.[16] Dudamel selanjutnya diundang kembali menjadi konduktor orkestra di Gedung Konser Walt Disney pada Januari 2007 dengan menampilkan "Dances of Galánta" oleh Zoltán Kodály, Konserto Piano No. 3 oleh Sergei Rachmaninoff bersama Yefim Bronfman sebagai pemain solo, dan Konserto untuk Orkestra oleh Béla Bartók (penampilan terakhir direkam secata langsung dan kemudian dirilis di bawah Deutsche Grammophon).
Pada April 2007, LAP mengumumkan penunjukan Dudamel sebagai pengarah musik selanjutnya, berlaku efektif pada musim 2009–2010. Kontrak awal pada Filharmoni Los Angeles berlaku untuk lima tahun, dimulai pada September 2009.[17][18][19] Pada Februari 2011, orkestra mengumumkan perpanjangan kontrak Dudamel hingga akhir musim 2018–2019.[20] Pada Maret 2015, orkestra mengumumkan perpanjangan kontrak lanjutan dengan Filharmoni Los Angeles hingga musim 2021–2022.[21] Perpanjangan kontrak LAP terkini, diumumkan pada Januari 2020, hingga musim 2025-2026.[22]
Dudamel menjadi bintang di film dokumenter Tocar y Luchar yang membahas mengenai El Sistema. Dudamel dan Orquesta Sinfónica Simón Bolívar menerima Penghargaan Pengakuan Khusus Gramophone WQXR di Kota New York pada November 2007. Berita televisi Amerika Serikat lainnya yang mengundang Dudamel adalah 60 Minutes pada Februari 2008 berjudul "Gustavo the Great".
Pada 23 Juli 2009, Dudamel dipilih oleh penerima Penghargaan Glenn Gould Kedelapan, José Antonio Abreu, sebagai pemenang Penghargaan Protégé Glenn Gould Kota Toronto.
Dudamel termasuk satu dari 100 orang paling berpengaruh menurut Majalah Times pada 2010.[23]
Dudamel menjadi bintang dalam dokumenter tahun 2011 berjudul Let the Children Play, sebuah film yang berfokus pada usahanya mengadvokasi musik sebagai satu cara memperkaya kehidupan anak-anak.[24]
Gramophone menganugrahi Dudamel sebagai Artis Tahun Ini Gramophone 2011. Juga pada 2011, ia juga dilantik ke dalam Akademi Musik Kerajaan Swedia. Pada Februari 2012, Dudamel memenangkan Penghargaan Grammy untuk Penampilan Orkestra Terbaik, atas rekamannya pada Simfoni No. 4 Brahms dengan label Deutsche Grammophon.[25][26] Pada 2013, Dudamel dianugrahi Musisi Tahun Ini oleh Musical America dan dimasukkan ke dalam Gramophone Hall of Fame.[27] Filharmoni Los Angeles melanjutkan komitmennya untuk berinovasi dan menciptakan musik baru di bawah arahan Dudamel dan Borda, mendorong kritikus New Yorker, Alex Ross menyebut Filharmoni Los Angeles "Orkestra paling kreatif, dan, sehingga, menjadi orkestra terbaik di Amerika Serikat".[28] Dudamel menerima Penghargaan Pencapaian Seumur Hidup Leonard Bernstein untuk Pengangkatan Musik dalam Masyarakat dari Sekolah Longy pada 2014 dan Penghargaan Pencapaian Budaya Masyarakat Amerika pada 2016.
Tokoh Rodrigo dalam Mozart in the Jungle yang disiarkan di Amazon didasarkan sebagian dari Dudamel. Rodrigo juga memiliki rambut keriting, beretnis Amerika Latin, sangat muda, dan biasanya dipanggil hanya dengan nama depannya.[29] Pada episode pertama di musim kedua, dengan Rodrigo muncul sebagai konduktor tamu di Filharmoni Los Angeles, Dudamel muncul sebagai bintang tamu, bermain sebagai manajer panggung.
Pada Juni 2018, Dudamel menerima Tanda Jasa Budaya dan Seni Pablo Neruda Chili.[30] Juga pada Juni di tahun yang sama, Sumbangan Venezuela Amerika untuk Seni (VAEA) menganugrahi Dudamel Medali Seni Paez 2018.[31]
Dudamel dimuat sebagai nama pencapaian dalam permainan video A Rite from the Stars yang dirilis pada 19 Juli 2018. Pemain memperoleh pencapaian tersebut ketika menyelesaikan teka-teki musik dalam waktu kurang dari 14 detik.[32]
Pada Agustus 2018, Dudamel mengumumkan rencana musim seratus tahun 2018/2019 Filharmoni Los Angeles, termasuk 50 komisi musik baru yang belum pernah dilakukan dan rumah permanen yang didesain oleh Frank Gehry untuk orkestra muda YOLA di bawah arahan Dudamel.
Pada 18 Oktober 2018, diumumkan bahwa Dudamel akan menjadi penerima ke-25 Penghargaan Dorothy dan Lillian Gish.[33][34]
Ia menerima bintang pada Hollywood Walk of Fame pada 22 Januari 2019. Dalam pidato penerimaannya, ia mengatakan bahwa bintang ini milik Venezuela, negara asalnya, dan bahwa "besok (23 Januari 2019) adalah hari yang krusial (dan) suara massa harus didengarkan dan dihormati", mengacu pada rencana protes nasional pada tanggal tersebut dan krisis kepresidenan Venezuela 2019.[35]
Pada Penghargaan Grammy Tahunan ke-64, Penghargaan Grammy untuk Penampilan Paduan Suara Terbaik diberikan kepada rekaman 2019 Simfoni No. 8 (Mahler) yang dikonduktori oleh Dudamel.