Gunung Sourabaya adalah gunung berapi strato atau kerucut yang terbuat dari material vulkanik, termasuk lava dan abu. Gunung Sourabaya biasanya tertutup es glasial dan salju. Inilah mengapa tidak ada kehidupan di sana. Menurut NASA, Gunung Sourabaya terakhir kali meletus pada tahun 1956, dan merupakan salah satu gunung berapi paling dipelajari di dunia.[1]
Belum lama ini, dilaporkan Gunung Sourabaya ini kembali meletus dan tidak diketahui oleh penduduk di pulau-pulau sekitarnya. Letusan terakhir ini terjadi pada tanggal 19 - 23 April 2016. Menurut dugaan pengamat setempat berdasarkan analisis citra satelitLandsat 8 milik NASA, letusan pada April 2016 itu bertipe ''stromboli''.[4]
↑"Eruption on Bristol Island!". www.southsandwichmonitoring.blogspot.co.id/. 2 Mei 2016. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-06-24. Diakses tanggal 27 Mei 2016.