Gunung Patah adalah gunung berapi berusia pada periode kuaterner, dengan vegetasi hutan hujan tropis yang sangat lebat, terletak pada Kabupaten Kaur, Provinsi BengkuluIndonesia. Pada 1 Mei1989, terjadi aktivitas fumarol yang oleh seorang pilot di dekat puncak, tanggal pembentukannya dan hubungan geologinya tidak diketahui secara pasti aktivitasnya.
Gunung patah masuk dalam kawasan hutan lindung Rajamendara yang masuk dalam pengelolaan KPH Kaur, Dinas Kehutanan Provinsi Bengkulu.
Pada Oktober 2017 dilakukan ekspedisi 28 gunung[4] yang di selenggarakan oleh East-Eiger Adventure,[3] salah satu gunung yang menjadi target pendakian adalah Gunung Patah.
Terdapat 3 jalur pendakian menuju gunung patah, melalui Provinsi Bengkulu dapat di akses melalu Desa Manau IX Kecamatan Padangguci, Kabupaten Kaur. sedangkan jalur melalui Semende Darat Ulu (Muara Enim) dan Lahat melalui Provinsi Sumatera Selatan
Berdasarkan kesepakatan bersama Forum Sabuk Gunung Patah, yang merupakan perintis jalur pendakian ke Gunung Patah baik via Bengkulu (Padangguci) maupun via Sumatera Selatan (Lahat, Semende, dan Pagaralam) bahwa pendakian ke Gunung Patah diwajibkan menggunakan jasa pemandu gunung dikarenakan:
1. Rute perjalanan yang dilalui sangat panjang dengan medan alam baik kontur maupun hutan hujan tropis yang benar-benar lebat, jika tidak memahami navigasi kemungkinan anda tersesat itu pasti.
2. Cuaca alam tak tentu, hujan itu sudah makanan harian, jikapun perjalanan di lakukan pada musim kemarau tanpa persiapan yang maksimal, survival air berhari-hari akan anda alami.
3. Vegetasi yang masih perawan pada kawasan lindung ini, merupakan ekosistem yang apik sehingga keragaman satwa liar tentunya bisa menjadi ancaman, apalagi beberapa kawasan kaki gunung patah telah terjadi alih fungsi hutan, sehingga binatang buas merupakan ancaman utama, beberapa wilayah kaki gunung patah kerap kali terjadi konflik manusia dengan sang raja hutan.
4. Dengan adanya pemandu maka membatasi pendaki yang kerap kali tidak beretika, baik soal sampah, madat (narkoba dan miras) selain itu berbuat asusila.
Karena itu pendakian ke Gunung Patah di wajibkan menggunakan Pemandu Gunung.