Guillermo Alberto Santiago Lasso Mendoza (lahir 16 November 1955) adalah pebisnis, bankir, penulis, dan politikus Ekuador yang menjabat sebagai Presiden Ekuador ke-47 sejak 24 Mei 2021 hingga 23 November 2023.[1] Ia menjadi Presiden Ekuador pertama yang berhaluan tengah-kanan setelah hampir dua dekade lamanya.[2]
Lasso menjabat sebagai Menteri Senior Ekonomi selama masa kepresidenan Jamil Mahuad pada tahun 1999. Dia sebelumnya juga menjabat sebagai Gubernur Guayas dari Tahun 1998 sampai tahun 1999
Pada tahun 2003, dia menjabat sebagai Duta Keliling Equador selama Masa Kepresidenan Lucio Gutiérrez. Di samping kariernya sebagai seorang politikus, Lasso juga seorang bankir dan pernah menjabat sebagai CEO Bank Guayaquil. Selama Pemerintahan Presiden Rafael Correa, Lasso menjadi kritikus berat terhadap kebijakan Presiden Rafael Correa.
Lasso terlibat dalam politik ketika dia mendirikan Partai Menciptakan Oposisi (dalam bahasa Spanyol Creando Oportunidades, disingkat CREO; singkatan tersebut bermakna saya percaya) pada tahun 2012. Dia pertama kali mencalonkan diri sebagai presiden tahun 2013; Lasso berada diurutan kedua jauh setelah Presiden Rafael Correa yang menang telak. Dia kemudian mencalonkan diri kembali pada tahun 2017, di mana dia berhasil masuk putaran kedua Pilpres Equador melawan Mantan Wakil Presiden EkuadorLenin Moreno dan kalah tipis dengannya dengan mendapatkan suara 48,84% dibandingkan Moreno yang berhasil mendapatkan 51,16%. Dalam pencalonnya sebagai Calon Presiden Ekuador untuk ketigakalinya pada tahun 2021, Lasso masuk putaran kedua Pilpres Ekuador pada bulan Februari 2021 dan kemudian terpilih pada bulan April 2021.