Grenadier Guards (GREN GDS) merupakan sebuah resimen yang ada di Tentara Britania Raya. Pada 1665, resiment ini digabung dengan John Russell's Regiment of Guards untuk mendirikan resimen yang sekarang, yang dikenal sebagai 1st Regiment of Foot Guards.
Selama Perang Dunia Pertama, Grenadier Guards diperbesar dari tiga batalyon menjadi lima, empat diantaranya bertugas di Front Barat, sementara kemudian pada Perang Dunia Kedua, enam batalyon dibentuk, dan beberapa diubah menjadi peran pelindung sebagai bagian dari Divisi Lapis Baja Pengawal .
Perang Dunia Pertama
Pada saat pecahnya Perang Dunia I pada Agustus 1914, resimen Grenadier Guards terdiri dari tiga batalyon dan komandan resimen adalah Kolonel Henry Streatfeild. Lalu, Grenadier Guards mendirikan batalyon servis, the 4th Battalion, dan batalyon cadangan, yang dikenal sebagai the 5th (Reserve) Battalion, yang dimana digunakan untuk melakukan pekerjaan seremonial di London dan Windsor pada saat perang berlangsung. Di Februari 1915, resimen fith Guards didirikan, dikenal sebagai Welsh Guards. Sebagai kontribusi Welshmen yang signifikan yang telah sampai ke Grenadier Guards, resimen tersebut mengalihkan lima perwira dan 634 pangkat lainnya ke unit yang baru saja didirikan. Tidak lama kemudian, izin diberikan untuk formasi Guards Division, dan pada 18 Agustus 1915, divisi tersebut muncul, terdiri dari tiga brigade, masing-masing dengan empat batalion.
Perang Dunia Kedua
Menjelang Perang Dunia II, resimen diekspansi menjadi enam batalyon servis, dengan pengangkatan kembali 4th Battalion, dan pembetukan 5th dan 6thBattalions. Grenadier Guards terlibat pertama kali di perang yang sedang berlangsung ketika seluruh tiga batalyon reguler dikirim ke Prancis di akhir 1939 sebagai bagian dari British Expeditionary Force (BEF).
Putri Elizabeth sedang memeriksa pasukan kehormatan selama kunjungan Kerajaan ke Brigade Lapis Baja Pengawal ke-5, di Hove, 17 Mei 1944
Seragam lengkap dari Grenadier Guard adalah seragam berwarna merah dan celana berwarna hitam serta topi bulu yang tinggi dan berat, disebut <i>bearskin</i>[2] dengan bulu putih yang dipakai di sisi kiri kulit beruang, yang disebut hackle . [3]