Pada tahun 80-an wilayah ini terkenal sebagai penghasil jeruk grabag atau jeruk keprok, walaupun sebenarnya jeruk ini lebih banyak dihasilkan di wilayah Ngablak. Masakan kupat tahu juga berasal dari kecamatan ini.
Dengan kontur wilayah yang berbukit-bukit, sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani. Sebagian besar sawahnya mendapat pengairan yang terus menerus sepanjang tahun karena wilayah Grabag juga merupakan hulu kali Elo yang melintas di sisi timur kota Magelang. Di wilayah Grabag ini pula terdapat sebuah mata air besar bernama Tuk Mas yang merupakan penyuplai utama air di PDAMKota Magelang. Di dekat mata air ini juga terdapat Prasasti Tuk Mas yang diperkirakan merupakan peninggalan kerajaan Mataram Kuno.
Di bidang pariwisata, Grabag juga memiliki pemandian air panas bernama Candi Umbul, Air Terjun Sekar Langit, dan hotelresort berbintang lima di desa Losari (MesaStila) yang pernah disinggahi oleh presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono.[4] Kesenian daerah yang masih dipertahankan di kecamatan itu antara lain: kubra siswa, jathilan, kuda lumping, dan kethoprak. Tiap tahun, berbagai kesenian tersebut selalu ditampilkan dalam pawai kemerdekaan.
Kecamatan Grabag juga memiliki Gua Maria Grabag yang sekaligus dijadikan sebagai tempat ibadah Kapel St. Yusuf, di bawah Paroki St. Maria Fatima Magelang.[5]