Goral ekor-panjang[4] (Naemorhedus caudatus) adalah sebuah spesies ungulata dalam famili Bovidae yang ditemukan di pegunungan di Asia timur dan utara, termasuk Rusia, Tiongkok, dan Korea. Sebuah populasi dari spesies ini hadir di Zona Demiliterisasi Korea, di dekat jalur Donghae Bukbu.[5] Spesies ini diklasifikasikan sebagai spesies terancam di Korea Selatan, dengan jumlah populasi yang diperkirakan kurang dari 250 ekor. Spesies ini dijadikan sebagai monumen alam Korea Selatan nomor 217.
Goral ekor-panjang hidup di ketinggian tinggi dengan gunung berlereng curam, kering dan berbatu.[6] Mereka tinggal di dekat jurang yang sedikit vegetasinya, dengan celah-celah kecil tempat mereka dapat berlindung dari bahaya. Wilayah ini biasanay ditutupi oleh hutan peluruh dan malar hijau, dan goral terkadang teramati makan di lereng berumput yang terbuka.[7]
Spesies ini tampak sangat mirip dengan kambing. Jantan dapat berbobot 28,1 hingga 42,1 kg, sementara betina 22,2 hingga 34,9 kg. Panjangnya dapat bervariasi dari 81,2 sampai 159,5 cm dan tingginya di pundak 20,2 hingga 78,7 cm.[8]
↑Kim, K., Cho, D. 2005. Status and ecological resource value of the Republic of Korea's De-militarized Zone, Landscape Ecol. Eng. 1: 3–15 PDF
↑Duckworth, J.W., MacKinnon, J. & Tsytsulina, K. 2008. Naemorhedus caudatus. In: IUCN 2011. IUCN Red List of Threatened Species. Version 2011.2. www.iucnredlist.org.
↑Crane, M., J. Willard and J. Grant. 2009. "Naemorhedus caudatus" (On-line), Animal Diversity Web. Accessed November 27, 2011
↑"Thai Wildlife: Rare or Extinct: Goral (Chinese Goral)." Thai Society for the Conservation of Wild Animals. The Society for the Convservation of Wild Animals, 28 Sept. 2001. Web. 27 Nov. 2011. http://www.tscwa.org/wildlife/rare_or_extinct_09.html