* Penampilan dan gol di klub senior hanya dihitung dari liga domestik dan akurat per 25 April 2021
Gonzalo Gerardo Higuaín (pengucapan bahasa Spanyol:[ig-wa-in'], (lahir 10 Desember 1987) adalah mantan pemain sepak bola Argentina yang bermain sebagai striker. Ia dijuluki El Pipita atau Pipa. Dianggap sebagai salah satu striker terbaik di generasinya, Higuaín adalah striker produktif yang dikenal karena ketajamannya dalam mencetak gol, fisik yang kuat, gerakan ofensif, dan penyelesaian akhir yang predator. Dia memenangkan enam gelar liga Eropa di La Liga dan Serie A.
Higuaín memulai kariernya dengan klub Argentina River Plate, sebelum ditransfer ke Real Madrid pada Januari 2007. Waktunya di Spanyol membuatnya memenangkan tiga La Liga gelar dan menjadi salah satu striker terbaik di Eropa. Dia bergabung dengan tim Italia Napoli seharga €40 juta pada tahun 2013, di mana ia memenangkan Coppa Italia di musim pertamanya. Dalam musim 2015–16, ia mencetak 36 gol liga, memenangkan gelar Capocannoniere dan menyamai rekor gol di musim kompetisi papan atas Italia.
Juara Italia, Juventus mengontrak Higuaín seharga €90 juta pada tahun 2016, menjadi salah satu transfer sepak bola tertinggi sepanjang masa dan transfer tertinggi yang pernah ada untuk klub Italia . Dia memenangkan ganda domestik dalam dua musim pertamanya bersama Juventus, juga mencapai final Liga Champions 2017 bersama klub tersebut. Dia kemudian dipinjamkan ke AC Milan dan Chelsea, memenangkan UEFA Europa League dengan yang terakhir. Dia menandatangani kontrak dengan tim Amerika Inter Miami pada tahun 2020 sebelum pensiun pada tahun 2022.
"Ronaldo, pemain asal Brasil, adalah yang terbaik dalam segala hal. Ia adalah satu-satunya pemain yang pernah saya tonton di video dan saya coba tiru, tetapi itu sangat sulit".
Higuaín tentang idolanya saat kecil, striker Brazil Ronaldo.[5]
Higuaín lahir pada 10 Desember 1987 di Brest, Prancis, putra dari pemain sepak bola Argentina Jorge Higuaín, yang saat itu bermain untuk Stade Brestois 29. Ia adalah keturunan Basque-Prancis melalui kakeknya.[6][7] Ia meninggalkan Prancis pada usia sepuluh bulan dan tidak berbicara bahasa Prancis, tetapi tetap memiliki kewarganegaraan Prancis. Ia berhasil mengajukan kewarganegaraan Argentina pada Januari 2007.[8][9][10]
Higuaín memiliki dua kakak laki-laki, Nicolas dan Federico, yang terakhir juga bermain sebagai pemain sepak bola profesional,[11] dan satu adik laki-laki, Lautaro.[12]
Karier klub
River Plate
Higuain mulai bermain di tim muda dan melakukan debut dengan River Plate dengan kekalahan 2-1 melawan Gimnasia y Esgrima de La Plata pada tanggal 29 Mei 2005.[13] Pada tanggal 12 Februari 2006, ia mencetak gol pertamanya di liga dalam kemenangan 3- 1 atas Banfield.[14] Higuain mengakhiri musim 2005-06 dengan lima gol dalam 12 penampilan.[15]
Setelah gol dalam derby SuperClasico melawan Boca Juniors pada 8 Oktober 2006, manajer River Plate Daniel Passarella menyatakan bahwa Higuain memiliki "masa depan yang sangat besar" dan "ditakdirkan untuk superstardom."[16] Pada musim berikutnya, ia mencetak 10 gol dalam 17 pertandingan liga.[15]
Real Madrid
Pada bulan Desember 2006, klub Spanyol Real Madrid menandatangani Higuain senilai € 12 juta dari River Plate. Debutnya datang pada 11 Januari 2007 saat melawan Real Betis di babak kedua Copa del Rey di Seville. Pertandingan liga pertamanya datang 3 hari kemudian, pada tanggal 14 Januari 2007, melawan Real Zaragoza di kandang. Higuain terlibat dalam penciptaan banyak peluang untuk mencetak gol dan assist untuk satu-satunya gol yang mengantarkan Madrid pada kemenangan. Gol pertamanya dengan Real datang pada 24 Februari ketika tim menghadapi Atletico Madrid dalam derby Madrid di Estadio Vicente Calderon. Pada musim berikutnya, Higuain menunjukkan performa impresif dengan mencetak gol di menit-menit terakhir dalam pertandingan liga melawan Espanyol untuk memenangkan timnya menang 4-3.[17] Namun, selama musim pertamanya di Bernabeu, Higuain memunculkan beberapa keraguan lebih dari penampilannya karena kurangnya gol yang diciptakan.
Napoli
Klub seperti Arsenal dan Napoli tertarik untuk membawanya ke klub masing-masing. Higuain berada di banyak spekulasi transfer, dengan banyak surat kabar yang mengaitkannya dengan bergabung dengan Arsenal sebelum presiden Napoli Aurelio De Laurentiis mengatakan bahwa Higuain bersama dengan kiper Liverpool Pepe Reina telah melewati tes medis mereka dan bahwa pemain Argentina tersebut telah menandatangani kontrak lima tahun dengan klub Italia senilai € 40 juta.[18] Pada tanggal 27 Juli, Napoli menegaskan penandatanganan Higuaín, menggunakan nomor punggung 9.[19]
Juventus
Pada 26 Juli 2016 Higuaín pindah ke Juventus dengan nilai transfer mencapai € 90 juta, pembayaranya dilakukan dengan cara diangsur sebanyak dua kali. Transfer ini menjadi transfer pemain termahal bagi sebuah klub Italia.[20][21] Tiga hari setelah kepindahanya, Higuaín mengatakan alasan kepindahanya ke Juventus adalah karena hubunganya dengan pemilk klub Aurelio De Laurentiis.[22]
AC Milan (pinjaman)
Pada 2 Agustus 2018, Higuaín menandatangani kontrak transfer bersama AC Milan dengan status sebagai pemain pinjaman selama satu musim.[23]
Chelsea (pinjaman)
Pada 23 Januari 2019, Chelsea meminjam Higuaín hingga akhir musim 2018-19. Di Chelsea ia kembali bertemu dengan Maurizio Sarri.[24]
Statistik karier
Penampilan dan gol berdasarkan klub, musim dan kompetisi[25][26]